Peringatan Hari Tani Nasional di Kota Samarinda

Samarinda, Semarak.news – Hari Tani Nasional di Samarinda diwarnai berbagai aspirasi masyarakat.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat! Hidup Perempuan yang berlawan! Seruan mahasiswa tepat pada tanggal 24 September ini. Mereka memperingati Hari Tani Nasional dan lahirnya UU PA di Orde Lama yang bercita-cita menjalankan reformasi agraria/land reform. Oleh karena itu tidak sedikit di berbagai daerah kita melihat berbagai aksi memperingati Hari Tani Nasional, begitu juga dengan Kota Samarinda.

Pada Senin pagi (24/09/18) di Depan Kantor DPRD Kalimantan Timur di Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda, terjadi unjuk rasa. Sekitar 50 orang gabungan mahasiswa dari GMNI Cabang Samarinda, Ek-LMND Samarinda, PMII Samarinda, HIMAGRIKOM Faperta Universitas Mulawarman, IKBM Kaubun, KPMKB Berau, BEM POLNES dan BEM FISIP Universitas Mulawarman yang tergabung dalam Aliansi Parlemen Jalanan melaksanakan aksi tersebut.

Para mahasiswa melakukan demo di depan kantor DPRD Kalimantan Timur (Foto: Ahmad Fatur)

Para mahasiswa yang menggelar aksi di depan gerbang Kantor DPRD Kalimantan Timur Tersebut menyerukan 4 tuntutan. Pertama, para mahasiswa menuntut agar pemerintah melaksanakan pasal 33 UUD 1945 dan jalankan reformasi agraria sejati sesuai dengan UUPA No.05 tahun 1960. Tuntutan yang kedua dari para mahasiswa yaitu stop perampasan lahan dan mengembalikan lahan petani yang dirampas.

Peserta aksi sempat melakukan pembakaran sampah (Foto: Ahmad Fatur)

Tuntutan ketiga yang disampaikan oleh para mahasiswa yaitu menolak adanya  represifitas aparat terhadap gerakan rakyat, dan tuntutan yang terakhir adalah mendesak pemerintah untuk menyelesaikan konflik agraria khususnya di Kalimantan Timur. Aksi tersebut berjalan dengan semestinya dan sempat diwarnai dengan aksi bakar sampah yang menunjukan bahwa lingkungan harus tetap terjaga dalam situasi dan kondisi apapun.

(BA/AFR)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN