Desember 1, 2021

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

OJK: Indonesia diproyeksikan memimpin ekonomi digital di Asia Tenggara pada 2025

Tempo.co., JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Presiden Wimbo Santoசோo memprediksi pada tahun 2025 Indonesia akan menjadi nomor satu dalam ekonomi digital di Asia Tenggara.

“Nilai transaksi digital mencapai US$ 124 miliar atau Rp 1.736 triliun,” kata Wimboh di pembukaan National Financial Technology atau fintech bulan, Kamis, 11 November. Dia mengatakan ramalan itu disuarakan oleh perusahaan teknologi Google dan perusahaan investasi Temasek. .

Menurut Wimpo, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menumbuhkan industri Fintech yang berpenduduk 272 juta jiwa yang tersebar di 17.000 pulau, di mana sekitar 137 juta merupakan usia kerja.

175 juta orang, atau 65,3 persen dari populasi, memiliki akses Internet. Pada tahun 2020, 129 juta orang Indonesia menggunakan e-commerce, dengan nilai transaksi Rp266 triliun.

Saat ini, Indonesia menempati urutan keempat dalam jumlah transaksi online melalui situs e-commerce, setelah China, Jepang, dan Amerika Serikat.

Potensi ekonomi Indonesia yang tinggi telah mendorong munculnya banyak pelaku start-up, termasuk di berbagai sektor seperti Health-Tech, Acritech, Edutech dan Fintech.

“Pesatnya perkembangan inovasi teknologi di sektor keuangan mendukung keseimbangan kebijakan dengan mendukung perkembangan kebutuhan sosial dan sektor keuangan serta perlindungan konsumen dan penegakan hukum,” pungkas pimpinan OJK tersebut.

Melangkah: Djokovic: Indonesia bisa menjadi ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada 2030

Muhammad Hendry

READ  Dikoreksi — Menteri Indonesia mendukung rencana pembangunan smelter tembaga baru di Papua