Desember 1, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

ADB menyetujui pinjaman USD 500 juta untuk mendukung reformasi inklusi keuangan Indonesia



ANI |
Diperbarui:
16 November 2022 08:33 IST

Manila [Philippines]16 November (ANI): Asian Development Bank telah menyetujui pinjaman sebesar USD 500 juta untuk lebih mempromosikan inklusi keuangan di Indonesia.
Pinjaman ini akan membantu meningkatkan akses layanan keuangan bagi kelompok rentan, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM); wanita; anak muda; dan mereka yang tinggal di daerah pedesaan, kata ADB dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Peningkatan reformasi di bawah prakarsa ini terkait dengan infrastruktur digital, teknologi keuangan, dan kolaborasi sektor swasta, dan mencakup kerangka peraturan yang lebih baik untuk mengawasi perlindungan konsumen. Upaya untuk menciptakan literasi keuangan dan keuangan digital akan diintensifkan untuk mendorong inklusi keuangan yang bertanggung jawab.
“Reformasi yang dilaksanakan melalui sub-program ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah, mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lebih banyak kesempatan kerja, serta mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial,” kata Poornima Jayawardena, Spesialis Departemen Keuangan ADB untuk Asia Tenggara. Laporan.

“Upaya negara untuk mencapai pemulihan iklim dan bencana serta pemulihan ekonomi pasca Covid-19 juga akan didukung melalui subprogram ini,” tambah Jayawardena.
ADB mengatakan Indonesia memiliki populasi unbanked terbesar keempat di dunia.
Lebih dari separuh orang dewasanya tidak memiliki rekening keuangan formal, ukuran utama dari inklusi keuangan.
Indonesia menghadapi kekurangan data dan infrastruktur pendukung inklusi keuangan nasional dan daerah; terbatasnya akses pembiayaan bagi UMKM dan kelompok kurang mampu lainnya; dan pengawasan keuangan yang memadai, perlindungan konsumen dan literasi keuangan.
ADP berkomitmen untuk mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan sambil melanjutkan upayanya untuk memberantas kemiskinan ekstrem. (ANI)