Mei 28, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

PT Smelting turun pada ekspansi smelter tembaga di Indonesia

PT Smelting yang berbasis di Indonesia adalah perusahaan patungan antara Mitsubishi Materials dan Freeport Indonesia. Dimulai Konstruksi proyek perluasan smelter tembaga senilai $231 juta.

Ekspansi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi pabrik baja di kabupaten Yunani Jawa Timur dari saat ini 300.000t menjadi 342.000t katoda tembaga.

Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pemrosesan pabrik baja dari satu juta ton per tahun (Mtpa) menjadi pengayaan tembaga 1,3Mtpa.

Menteri Perekonomian Indonesia Erlanga Hardardo mengatakan: “Kilang mineral pertama di Indonesia memiliki ekspansi, dengan konsentrasi 3,3 juta ton, yang kemudian akan diproses, sehingga menjadi pusat pusat tembaga Yunani.

“Ke depan, semua energi terbarukan, kendaraan listrik, dan panel surya akan membutuhkan tembaga. Oleh karena itu, sisi negatif dari produk turunan harus terus digalakkan, terutama untuk kebutuhan memproduksi produk elektronik.”

Sejak perluasan keempat peleburan PT dimulai pada tahun 1999, proyek ini akan menambah pabrik asam sulfat baru, meningkatkan jumlah sel elektrolisis di kilang, dan meningkatkan efisiensi beberapa peralatan.

Peleburan PT melibatkan tiga pabrik, khususnya satu smelter; Sebuah kilang; Dan pabrik asam sulfat; Freeport, anak perusahaan Freeport-McMoran, mengolah konsentrat tembaga produksi Indonesia.

Konsentrasi tembaga ini berasal dari tambang Freeport Indonesia Grosberg di Papua, Indonesia.

Airlangga menambahkan, “Kekuatan industri tembaga di Indonesia akan terus meningkat dan klaster di Gresik pasti harus dipromosikan agar Gresik bisa menjadi Bupati Tembaga Bupati.”

Indonesia diperkirakan memiliki cadangan bijih tembaga sebesar 3,1 miliar ton. Tingkat produksinya adalah 100Mtpa.

Perusahaan yang berhubungan