Mei 28, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Penemuan Kufk membuat potensi Indonesia semakin menjanjikan: SKK Migas

Kuwait Overseas Petroleum Research Institute (Kufpec) sedang mempertimbangkan tahap selanjutnya dari penemuan reservoir gas Anambas di laut Indonesia.

Kufk mendistribusikan sumur Anambas-2X-nya dengan Indonesia dan melakukan uji poros bor di sistem Kabas Bawa, Intra Keras dan Arang.

Pengujian dilakukan pada tingkat gabungan 40 juta kaki kubik gas alam dan kondensor 1240 barel per hari, Penny Lupiandra, wakil presiden perencanaan di SKK Migas, regulator hulu Indonesia, mengatakan kepada Antara, kantor berita nasional Indonesia.

Sumur Anambas-2X terletak di Perjanjian Bagi Hasil Anambas di Laut Natuna dan dibor dengan total kedalaman 10.509 kaki pada kedalaman 288 kaki.

Bock Anambas terletak dekat dengan properti Kufpec saat ini di Natuna Sea Block A, yang pada tahun 1998 memasok 9865 barel minyak per hari bersih ke Kufpec untuk 33,333% sahamnya.

Sebelum Anambas-2X, empat sumur uji dibor di PSC Anambas, membuktikan bahwa 41,61 juta barel gas dan kondensor setara dengan minyak.

Artikel berlanjut di bawah iklan

Pada tahun 2020 pengambilan data seismik, interpretasi seismik, analisis karakter seismik dan pekerjaan survei balik telah diselesaikan sebelum sumur Kufk melakukan pemboran konfirmasi.

Lupiandra berharap penemuan signifikan Kufk akan mendorong perusahaan minyak internasional untuk berinvestasi di negara Asia Tenggara itu.

“Penemuan deposit baru menunjukkan energi migas Indonesia masih menjanjikan. [and] Masih bisa menarik investor asing,” ujarnya.

Ketua Eksekutif Kufpec Nawaf Saud Al-Sabah mengatakan penemuan yang sukses mencerminkan kemampuan perusahaan sebagai operator yang mampu melakukan survei pantai.

Al-Sabah berkomentar bahwa “program pendalaman dan pengujian yang digunakan dalam proyek pengeboran ini adalah salah satu contoh terbaik dari komitmen Kufk untuk memaksimalkan asetnya di Indonesia.”

READ  Powerlifter Polinesia Vidyasih memenangkan medali pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo

Blok Anambas diberikan kepada Kufpec Indonesia tiga tahun lalu melalui proses tender yang kompetitif dan masih memegang 100% saham di areal tersebut. PSC memiliki jangka waktu 30 tahun, yang mencakup masa percobaan enam tahun.

Kufk adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Petroleum Corporation, sebuah perusahaan hulu internasional.