Januari 27, 2023

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Watch: NASA Turns

NASA mengubah ‘gema cahaya’ dari lubang hitam menjadi suara

“Gema cahaya” dari lubang hitam telah diubah menjadi suara oleh badan antariksa AS.

Misteri lubang hitam masih membingungkan kita meski eksplorasi ruang angkasa intens. Dalam sebuah video baru, NASA berusaha menjelaskan keajaiban fenomena seram tersebut. Pada hari Jumat, badan antariksa AS mengubah “gema cahaya” dari lubang hitam menjadi suara.

Badan antariksa turun ke Instagram untuk membagikan video tersebut. “Lubang hitam terkenal karena tidak membiarkan cahaya (seperti radio, sinar tampak, dan sinar-X) keluar darinya. Namun, material di sekitarnya dapat menghasilkan semburan radiasi elektromagnetik yang kuat. Saat bergerak keluar, pahatan cahaya ini dapat memantul.” awan gas dan debu di luar angkasa, Seperti bagaimana berkas cahaya dari lampu depan mobil akan keluar dari kabut,” tulis mereka dalam caption.

Dalam video tersebut, palang lingkaran merah dikelilingi oleh latar belakang berbintang. Pita biru menyoroti bagian dalam dan bawah dari sistem lubang hitam. “Selama proses sonikasi, kursor bergerak keluar dari tengah gambar dalam lingkaran. Saat melewati gema cahaya yang terdeteksi dalam sinar-X (terlihat sebagai cincin konsentris berwarna biru oleh Chandra dan merah oleh Swift pada gambar) , suara seperti tik dan perubahan ukuran untuk menunjukkan deteksi sinar-X dan perbedaan kecerahan,” keterangan lebih lanjut menjelaskan.

Tonton videonya di sini:

Menurut NASA, lubang hitam dalam video tersebut berjarak sekitar 7.800 tahun cahaya dari Bumi. Lubang hitam tersebut berukuran antara lima dan 10 kali massa Matahari, dan ia menarik material dari bintang pendamping ke orbit di sekitarnya, yang “diarahkan ke piringan yang mengelilingi lubang hitam bermassa bintang,” menurut para peneliti. . V404 Cygni adalah sistem yang mengandung lubang hitam. Sonikasi baru mengubah “gema cahaya” dari lubang hitam V404 Cygni menjadi suara.

Baca juga: Astronot Rusia sedang berjalan di luar stasiun luar angkasa yang mengorbit di atas Brasil

“Observatorium Sinar-X Chandra NASA dan Observatorium Neil Gehrels Swift telah mencitrakan gema cahaya sinar-X di sekitar V404 Cygni,” kata badan antariksa AS itu. Para astronom dapat menghitung kapan ledakan ini terjadi karena mereka mengetahui seberapa cepat cahaya bergerak dan telah menentukan jarak yang tepat ke sistem ini. Data ini, bersama dengan informasi lainnya, membantu para astronom mempelajari lebih lanjut tentang awan debu, seperti komposisi dan jaraknya.

Video unggulan hari ini

Aktor veteran Vikram Gokhale meninggal dunia pada usia 77 tahun

READ  Kebanyakan mutasi 'diam' sebenarnya berbahaya