Desember 2, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Indonesia mengirimkan 52 atlet ke Malaysia untuk ASEAN Deaf Games

JAKARTA (ANTARA) – Persatuan Olahraga Tuli Seluruh Indonesia (BORDIN) mengirimkan 52 atlet ke ASEAN Deaf Games 2022 yang akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 20-27 November 2022.

Atletik, Bulu Tangkis, dan Futsal adalah acara multi-olahraga di mana tiga atlet bertanding dalam empat cabang olahraga. Tidak ada atlet Indonesia yang akan berlaga di cabang olahraga keempat, bowling.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemanbora) memberikan dukungan penuh kepada tim Indonesia. Sekretaris Kementerian Gunawan Suswandoro dan Wakil Menteri Olahraga dan Kebudayaan Radan Isnanda resmi melepas tim Indonesia dari Senayan Plaza Kemanbora, Jumat.

“Kami berharap para atlet yang berlaga di Malaysia membawa nama baik bangsa Indonesia, menjunjung tinggi kehormatan bangsa Indonesia, mengibarkan bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” kata Suzwandoro.

Ia berpesan kepada seluruh anggota tim Indonesia untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekompakan untuk meraih kemenangan nanti.

Selain itu, ia berpesan kepada tim Indonesia untuk mengedepankan sportifitas.

Indonesia harus menang, Indonesia harus menang. Kita semua bangga, ujarnya.

Ajang tahun ini merupakan edisi pertama ASEAN Deaf Games. Olimpiade 2019 akan diadakan di Bangkok, Thailand. Namun, pada November 2018, ASEAN Deaf Sports Federation (ADSF) memutuskan untuk membatalkan kompetisi karena penyelenggara tidak dapat memenuhi kewajiban dan persyaratan minimum terkait administrasi dan manajemen acara.

Bordrin merupakan induk organisasi olahraga atlet tunarungu di Indonesia.

Sebelumnya, Bordurin membantu atlet bulu tangkis tuli berlaga di Kejuaraan Bulu Tangkis Tuli Asia-Pasifik di Chonburi, Pattaya, Thailand pada 14-21 September. Indonesia meraih dua medali emas di ajang tersebut.

Berita Terkait: Indonesia berpartisipasi dalam ASEAN Deaf Games pertama
Berita Terkait: Penyebarluasan informasi APG kepada penyandang tunarungu melalui bahasa isyarat

READ  Ini 'dapat diandalkan' dan rendah karbon. Apakah tenaga nuklir cocok untuk masa depan Indonesia?