September 29, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

CVC sedang dalam pembicaraan untuk keluar dari pembuat makanan ringan Indonesia Garudafood-Sumber

SINGAPURA: Perusahaan ekuitas swasta CVC Capital Partners sedang dalam pembicaraan untuk menjual 20 persen sahamnya di pembuat makanan ringan terkemuka di Indonesia Garudafood Putra Putri Jaya dengan harga sekitar $270 juta, Reuters mengatakan kepada kantor berita.

CVC telah menunjuk penasihat keuangan untuk pembicaraan tersebut, kata sumber. Satu sumber mengatakan negosiasi masih dalam tahap awal, sementara sumber lain mengatakan kesepakatan bisa mencapai $300 juta.

Keduanya mengatakan perusahaan buyout termasuk di antara pihak yang berkepentingan dalam pembicaraan untuk menjual saham.

CVC menolak berkomentar, sementara Garudafood tidak menanggapi pertanyaan Reuters. Sumber tidak mau disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media.

CVC yang berbasis di Eropa ingin keluar dari investasi yang menguntungkan pada saat perusahaan ekuitas swasta yang kekurangan uang mencari peluang pertumbuhan tinggi di Asia.

Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, mencatat pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 5,4 persen pada kuartal kedua, tingkat pertumbuhan tercepat dalam setahun.

Menurut data CB Insights, CVC menginvestasikan $150 juta di Garudafood pada 2018, sebuah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.

Didirikan lebih dari empat dekade lalu, Garudafood adalah produsen makanan konsumen bermerek terkemuka. Perusahaan ini memproduksi dan memasarkan makanan ringan seperti biskuit dan kacang tanah dengan merek Garuda, Jeri dan Leo.

Garudafood memiliki kapitalisasi pasar sebesar $1,34 miliar berdasarkan harga saham Senin sebesar 535 rupee ($0,0360). Sahamnya telah meningkat sekitar 47 persen pada tahun lalu.

Keluarga Presiden Indonesia Sudamek Agoeng Waspoto Sonjoto memiliki 69 persen saham Garudafood, menurut data Refinitiv. Sonjoto menduduki peringkat sebagai salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Reuters tidak dapat segera menemukan nama-nama perusahaan pembelian dalam pembicaraan dengan CVC tentang Garudafood.

READ  Jaringan Afiliasi Perjalanan bermitra dengan Pelabuhan Netral Indonesia

Portofolio CVC Indonesia termasuk Siloam International Hospitals, pengecer produk olahraga dan anak-anak MAP Aktif Adiperkasa dan distributor farmasi SOHO Global Health.

C.V.C. Perusahaan sedang dalam pembicaraan untuk menjual 26 persen sahamnya, yang saat ini bernilai sekitar $240 juta, kepada Silom, kata dua sumber terpisah.

CVC menolak berkomentar, sementara tidak ada tanggapan dari Siloam atas pertanyaan Reuters.

Siloam memulai debutnya di pasar saham Indonesia pada tahun 2013 dan memiliki total kapitalisasi pasar sebesar $930 juta.

CVC pertama kali mengakuisisi 15 persen saham di Silom pada tahun 2016 dari perusahaan properti Lippo Karavasi dan perusahaan pembiayaan Ciptadana.

Didirikan pada tahun 1996, Siloam mengoperasikan 41 rumah sakit di Indonesia, menurut situs web CVC.