Desember 1, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Collins Aerospace akan mengupgrade pesawat C-130 Indonesia ke sistem Flight2

Collins Aerospace Tertanda Persetujuan Dukungan upgrade armada pesawat angkut militer C-130 TNI AU dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Inisiatif ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Tahap 2 Angkatan Udara Indonesia.

Kontrak tersebut meminta Collins untuk meningkatkan total 11 pesawat C-130 Hercules ke sistem avionik aftermarket Flight2 yang baru.

Flight2 adalah sistem komunikasi, navigasi, dan pengawasan yang hemat biaya dan berisiko rendah untuk solusi pengoptimalan manajemen lalu lintas udara (CNS/ATM).

Martin Hoare, Director, Global Business Development, Collins Aerospace Military Avionics & Helicopters, mengatakan: “Modernisasi pada sistem Flight2 memberi Angkatan Udara Indonesia serangkaian peralatan CNS yang secara mulus mengintegrasikan avionik generasi baru dengan sensor tradisional, radio, penerbangan otonom. dan sistem penerbangan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan misi.

“Peningkatan avionik mencakup kokpit kaca yang memberikan kesamaan bagi banyak pengguna C-130 dan pesawat komersial dengan tampilan penerbangan utama baru.”

Solusi Collins akan mencakup tampilan canggih, perangkat lunak titik peluncuran udara presisi berbasis komputer dan sistem manajemen pesawat militer terintegrasi.

Ini akan mengikuti standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional terbaru.

Setelah sistem Flight2 baru dipasang, sistem analog lama akan diganti dengan kokpit kaca digital modern.

Perusahaan akan menggunakan Flight2 Mobility Mission Application (MMA) untuk mengimplementasikan upgrade. MMA memungkinkan pelanggan untuk memilih dan menyesuaikan berbagai kemampuan siap pakai sesuai dengan kebutuhan kerja spesifik mereka.

Direktur Utama PTDI Keeta Amperiawan mengatakan: “Kerja sama ini menunjukkan kesiapan PTDI untuk melaksanakan program modernisasi C-130 TNI AU, khususnya dalam peningkatan avionik.”

Perusahaan Asosiasi