Juli 21, 2024

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Update Bencana Mingguan ASEAN Minggu 22 |  27 Mei – 2 Juni 2024 – Indonesia

Update Bencana Mingguan ASEAN Minggu 22 | 27 Mei – 2 Juni 2024 – Indonesia

Tautan

Ringkasan Regional:

Pada minggu kedua puluh dua tahun 2024, kawasan ASEAN mengalami 21 bencana, antara lain banjir, tanah longsor, badai, bencana terkait angin, dan kekeringan. Indonesia,
Thailand dan Vietnam dikabarkan terkena dampak bencana tersebut. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir dan tanah longsor terjadi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Tengah, sedangkan kekeringan dilaporkan terjadi di Jawa Timur. Sementara itu, Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (DDPM) di Thailand melaporkan badai dan banjir di Songkhla, Phayo, Nan, Chiang Rai dan Mae Hong Son. Terakhir, Otoritas Manajemen Bencana dan Tanggul Vietnam (VDDMA) mendokumentasikan badai, banjir, tanah longsor, dan bencana terkait angin di kota Lao Cai, Dien Binh, Yen Pai, Khao Bang, dan Can Tho.

Untuk menyorot:

Pada minggu ke-22, BNPB melaporkan curah hujan yang lebih deras menyebabkan meluapnya sungai-sungai di Kabupaten Kaatingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Hujan deras tersebut menaikkan permukaan air Sungai Katigan, Sungai Senamang, dan Sungai Samba yang akhirnya menyebabkan banjir dan merendam sekitar 5,7 ribu rumah. Sekitar 12,1 ribu KK atau 28,6 ribu jiwa terdampak banjir. Banjir juga menggenangi 42 tempat ibadah, 25 unit perkantoran, dan 34 fasilitas kesehatan di delapan kecamatan di Kabupaten Katingan. Gubernur Kaatingan juga telah menetapkan status siaga darurat dan tanggap darurat terkait bencana banjir tersebut.
Pejabat terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengumpulkan informasi mengenai perkembangan dan dampak meluasnya banjir. Para pejabat telah memberikan bantuan dan bantuan darurat kepada masyarakat yang terkena dampak.

Hidro-Meteo-Iklim:

Selama seminggu terakhir, data dari Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) menunjukkan rata-rata curah hujan selama 7 hari di Brunei Darussalam, Indonesia (Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua), Laos, Malaysia (Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, maluku dan papua). Semenanjung, Sabah dan Sarawak), Myanmar barat laut dan tengah, Filipina selatan (Lusan, Palawan, Visayas Barat, Mindanao), Thailand (sebagian wilayah utara, timur laut, tengah, dan selatan) dan Vietnam. Konsentrasi curah hujan rata-rata yang tinggi di Teluk Benggala dan Laut Timur Vietnam masing-masing bertanggung jawab atas pengembangan TC REMAL dan TC MALIKSI (02W). Saat ini, tidak ada gangguan tropis aktif yang teramati di kawasan ASEAN (JTWC).

READ  Korea Selatan dan Indonesia akan memperkuat kemitraan teknologi tinggi

Geofisika:

Delapan (8) gempa bumi signifikan (M≥5.0) tercatat oleh BMKG Indonesia dan Jabatan Meteorologi Malaysia (JMM) dan Departemen Meteorologi dan Hidrologi (DMH) Myanmar. Gunung Ibu (Alert Level IV), Gunung Semeru (Alert Level III), Gunung Marabi (Alert Level III), dan Gunung Levodopi Laki-Laki dan Kanlan di Indonesia (Alert Level 2),
Gunung Berapi Mayon (Alert Level 1), Tal (Alert Level 1), dan Bulusan (Alert Level 1) di Filipina merupakan gunung berapi terbaru menurut Pusat Vulkanologi Don Midikasi Pengana Geologi (PVMBG) dan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOL Institute). Aktivitas telah dicatat. )