Mei 22, 2024

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Turis Tiongkok meninggal setelah jatuh ke gunung berapi di Indonesia

Turis Tiongkok meninggal setelah jatuh ke gunung berapi di Indonesia

Seorang turis Tiongkok berusia 31 tahun sedang mengikuti tur berpemandu ke Taman Gunung Api Ijen di Jawa Timur. (Gambar representatif)

Seorang turis Tiongkok berusia 31 tahun meninggal setelah jatuh dari ketinggian 250 kaki ke gunung berapi aktif di Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi saat Huang Lihong (31) dan suaminya Zhang Yong (32) melakukan tur berpemandu ke Taman Gunung Api Ijen di Jawa Timur untuk menyaksikan fenomena “api biru” yang terkenal. New York Post melaporkan.

Saat berpose untuk foto, Lihong kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam gunung berapi. Tim penyelamat menemukan tubuhnya setelah sekitar 2 jam operasi.

Pemandu wisata lokal mengatakan Lihong awalnya menjaga jarak aman dari tepi gunung berapi aktif, namun mulai berjalan mundur sambil berpose untuk foto.

Pemandu wisata mengatakan bahwa dia tidak sengaja menginjak bajunya dan jatuh ke mulut gunung berapi.

Usai kejadian, polisi setempat mendatangi lokasi kejadian dan mendaftarkan kasus serta melakukan penyelidikan. Kematiannya diklasifikasikan sebagai kecelakaan.

Turis itu berpose dengan kaki terangkat dan awan gas belerang di belakangnya sesaat sebelum jatuh ke gunung berapi. (Kredit gambar: Newsflash)

Sebuah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan Lihong berpose dengan satu kaki terangkat dan awan gas belerang di belakangnya.

Media lokal memberitakan, jenazahnya rencananya akan diterbangkan ke Bali sebelum diterbangkan ke China.

Ada sekitar 130 gunung berapi di Indonesia. Jutaan orang Indonesia tinggal dan bekerja di dekat gunung berapi, terutama karena tanah subur yang cocok untuk pertanian.

Diterbitkan oleh:

Sudeep Lavanya

Diposting oleh:

April 23 Agustus 2024

READ  Jaringan 100 Gbps untuk pendidikan diluncurkan pada video conference 8K uncompressed pertama di Indonesia di UB-Universitas Brawijaya