Tercyduk, Kapolres Kediri tertangkap Saber Pungli Mabes Polri

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan (sumber : TribunJatim.com/ Didik Mashudi)

Kediri, Semarak.News – Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan dicopot dari jabatannya oleh Mabes Polri usai kasus pungli biaya SIM yang menimpanya. Ia dimutasi dari jabatan Kapolres Kediri menjadi Perwira Menengah Pelayanan Markas (Pamen Yanma) Mabes Polri untuk kepentingan pemeriksaan dugaan pungutan liar Surat Izin Mengemudi (SIM).

Mutasi tersebut Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/2282/IX/KEP/2018 tertanggal 12 September 2018. Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, dilansir dari SURYAMALANG.COM Kamis (13/9/2018), surat tersebut menjelaskan tentang mutasi dalam rangka pemeriksaan.

Sebagai penggati AKBP Erick, Kapolri mengangkat AKBP Roni Faisal Saiful Faton sebagai Kapolres Kediri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Resort Narkoba Polrestabes Surabaya.

AKBP Erick Hermawan tertangkap tangan oleh Tim Satgas Saber Pungli Mabes polri pada 18 Agustus 2018 lalu. Dari tangannya petugas berhasil mengamankan uang senilai Rp 40 juta. Menurut perkiraan petugas, Kapolres Kediri diduga setiap pekan menerima uang hasil pungli SIM sebesar Rp 40 hingga Rp 50 juta.

Petugas juga menduga uang tersebut merupakan hasil dari pungutan di luar penerimaan negara bukan pajak dari layan SIM periode 13 Agustus hingga 16 Agustus 2018.

Selain Kapolres Kediri, petugas juga menangkap lima calo Sim yakni Har (36) Bud (43), Dwi (30) Alex (40) Yud (34) dan seorang anggota PNS berinisial An. Mereka merupakan petugas yang beroperasi di Kantor Satlantas Polres Kediri. (MS)

TINGGALKAN BALASAN