Desember 9, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

NASA

Sebuah asteroid brutal bergerak cepat di dekat Bumi minggu depan

Asteroid besar ‘berpotensi berbahaya’ Diperkirakan akan berayun kurang dari enam jarak bulan dari Bumi pada awal bulan depan.

Asteroid, yang dikenal sebagai 2022 RM4, diperkirakan akan melewati Bumi pada 1 November – sekitar 1,5 juta mil jauhnya pada titik terdekatnya.

Menurut Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA, asteroid itu memiliki diameter antara 330 dan 740 meter, atau hingga lebih dari 2.400 kaki.

Itu akan Lewati planet biru Dengan kecepatan sekitar 52.500 mil per jam, menurut LiveScience.

Studi tersebut mengatakan bahwa steroid yang membunuh dinosaurus juga menyebabkan tsunami global

asteroid di atas bumi
(iStock)

Setiap objek luar angkasa yang terletak dalam jarak 120 juta mil dari Bumi dianggap sebagai “Objek Dekat Bumi”.

Objek besar apa pun dalam jarak 4,6 juta mil dari Bumi diklasifikasikan berdasarkan istilah astronomi: “asteroid yang berpotensi berbahaya”.

Dalam gambar yang disediakan oleh NASA ini, puing-puing dikeluarkan dari asteroid Demorphos, kanan, beberapa menit setelah tabrakan yang disengaja dari misi Dual Asteroid Redirection Test (DART) NASA pada 26 September 2022, ditangkap oleh badan antariksa Italia terdekat, LICIACube.  Pada Selasa, 5 Oktober 2022, NASA mengatakan pesawat luar angkasa itu berhasil mengubah orbitnya.

Dalam gambar yang disediakan oleh NASA ini, puing-puing dikeluarkan dari asteroid Demorphos, kanan, beberapa menit setelah tabrakan yang disengaja dari misi Dual Asteroid Redirection Test (DART) NASA pada 26 September 2022, ditangkap oleh badan antariksa Italia terdekat, LICIACube. Pada Selasa, 5 Oktober 2022, NASA mengatakan pesawat luar angkasa itu berhasil mengubah orbitnya.
(ASI/NASA melalui AP)

2022 RM4 juga Asteroid tipe Apollokelas objek yang dinamai asteroid 1862 Apollo.

Misi DART NASA telah berhasil mencapai bintang antarbintang di orbit baru

Asteroid ini memiliki orbit yang lebih besar dari orbit Bumi mengelilingi Matahari dan jalurnya bersinggungan dengan jalur Bumi.

2002 RM4 mengorbit Matahari setiap 1.397 hari dan lintasannya terkadang melintasi jalur orbit Bumi mengelilingi Matahari.

KLIK DI SINI UNTUK APLIKASI BERITA FOX

Menurut NASA, Bumi tidak menghadapi bahaya yang diketahui dari tabrakan asteroid yang mengerikan setidaknya untuk abad berikutnya.

Selain itu, pesawat ruang angkasa Double Asteroid Redirection Test (DART) baru-baru ini mengubah orientasi asteroid Demorphos yang tidak berbahaya dengan mengirimkannya keluar jalur.