Oktober 7, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Raksasa teknologi Indonesia GoTo Ice memiliki IPO $ 1,25 miliar senilai $ 29 miliar

Tim GoTo Menurut prospektus yang dirilis pada hari Selasa, itu bisa mengumpulkan sekitar 18 triliun rupee ($ 1,25 miliar) melalui penawaran umum perdana yang sangat dinanti.

Perusahaan yang dibentuk tahun lalu melalui penggabungan unicorn Indonesia Kozek dan Tokopedia ini menargetkan penjualan 52 miliar lembar saham Seri A baru dengan harga Rp316 hingga Rp346 per saham. Penjualan saham akan membawa nilai perusahaan hingga $ 28,8 miliar.

“Pertumbuhan kita akan lebih besar dan cepat, apalagi Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan vertikal kita bisa lebih luas lagi,” kata Andre Soelistyo, CEO GoTo Group.

Daftar GoTo muncul pada saat pasar global jatuh dan IPO lainnya ditunda karena volatilitas yang dipicu oleh peristiwa politik global. Menyusul invasi Rusia ke Ukraina bulan lalu, indeks Jakarta naik 2,4%, sedangkan indeks MSCI Asia-Pasifik yang lebih luas turun 10,2%. Konflik yang sedang berlangsung di Eropa dan gelombang baru tuntutan hukum Pemerintah China telah menyebabkan saham jatuh dalam beberapa hari terakhir.

IPO terbesar di Indonesia புகலபக்Itu mengumpulkan $ 1,5 miliar ketika terdaftar Juli lalu, tetapi sejak itu kehilangan dua pertiga dari nilainya.

Berbasis di Jakarta, GoTo menawarkan layanan e-commerce, write-healing, dan keuangan di negara terpadat di Asia Tenggara. Grup ini memiliki lebih dari 55 juta pengguna, 14 juta pedagang dan 2,5 juta pengemudi pada September lalu.

GoTo mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 15,1 triliun untuk tahun yang berakhir 30 September, namun hingga saat ini perseroan belum memperoleh laba. “Dibandingkan dengan pemain serupa, tingkat komisi kami kecil, sehingga inovasi dan penetrasi pasar kami matang, kami memiliki peluang yang lebih baik untuk memaksimalkan keuntungan kami,” kata Solistio.

Perusahaan sebelumnya telah mengangkat $ 1,3 miliar Dalam putaran keuangan penawaran umum perdana November lalu dengan dukungan perusahaan teknologi Google dan Tencent. GoTo juga mempertimbangkan untuk mendaftar di pasar lain, seperti Amerika Serikat

READ  Migno bawa Moto3 ke Indonesia