Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia(PPNI) Kota Makassar

Berlangsung Pelantikan Pengurus DPD PPNI Kota Makassar ( Sumber : Semarak.news)

Makassar, Semarak.news. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) wilayah Sulawesi Selatan menggelar Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Makassar periode 2018-2023. Pembacaan surat keputusan pengurus PPNI Kota Makassar menetapkan bahwa Ketua DPD PPNI Kota Makassar adalah saudara Hamzah Tasa, S. Kep., Ns., M. Kes., M. Kep yang akan menjabat selama 5 tahun kedepan. Hadir dalam acara tersebut sekaligus memberikan sambutan yaitu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. Rachmat Latief, M. Kes.

Rachmat mengapresiasi adanya komposisi yang beragam yaitu dengan latar belakang yang berbeda namun disatukan dalam satu profesi dan ini sangat baik untuk pelayan publik. Sisi lain bahwa saat ini  sudah banyak perawat yang sarjana, magister dan hanya sedikit bahkan jarang dilihat lagi yang D2 atau D3. Dinas kesehatan sangat berharap bisa bekerja sama dengan PPNI demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“kalau kita lihat komposisi tadi banyak yang berbeda institusi, tapi profesinya sama. Ini bagus untuk pelayanan. Sekarang sudah rata-rata S-1, S-2, sudah jarang yang D3. kita ni dokter kalau tanpa bekerja sama dengan PPNI tidak ada apa-apany. Jadi itulah kerjasama” Ucap Rachmat saat memberikan sambutan di Ruang Pertemuan, Hotel Max One di Jl. Taman Makam Pahlawan No.5, Tello Baru, Panakkukang Kota Makassar (3/3).

Sambutan lain disampaikan oleh Ketua DPW PPNI Sulawesi Selatan, Abdul Rachmat, S. Kep., Ns., M. Kes. Abdul menyatakan bahwa kontribusi PPNI Kota Makassar sangat besar di wilayah Sulawesi Selatan. Masih banyak hal-hal yang perlu dilakukan PPNI Sulawesi Selatan mendekati hari jadi ke-44. Seperti masalah STR, kelulusan, Kesejahteraan, dan lain-lain. Dia mengajak semua pengurus untuk menjadi solusi dalam setiap persoalan yang dihadapi.

“PPNI Kota makassar merupakan jantungnya PPNI sulsel, karna banyak kegiatan dilakukan di makassar. sbentar lagi PPNI akan berulang tahun 17 Maret 1974. di usia 44 tahun masih banyak PR kamj, slah satunya adalah STR, angka kelulusan perawat kami masih rendah. Belum lagi soal kesejahteraan, apalagi yang di Kabupaten. Banyak yg digaji dari UMR. marilah kita menjadi solusi masalah bukan pembuat masalah.” ungkap Abdul Rachmat.

Terakhir sambutan diberikan oleh Ketua DPD PPNI Kota Makassar yang baru saja dilantik yaitu Hamzah Tasa, S. Kep., Ns., M. Kes., M. Kep. Hamzah menegaskan bahwa kehadiran perawat harus benar-benar dirasakan di masyarakat. Hamzah menginginkan agar kita segera keluar dari persoalan internal agar bisa menjadi solid untuk membangun organisasi ini. Semua perawat patut senang dengan adanya usualan Ranperda terkait perlindungan perawat. Dan Hamzah mengucapkan terimakasih atas kepercayaannya dipilih sebagai ketua.

“Perawat itu petugas kesehatan yang senantiasa berada di samping pasien selama 24 jam. Kita harus memang dirasakan keberadaan. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yg telah memberikan kepercayaan kepada kita. kita harus keluar dari persoalan internal, kita harus solid dan kuat. Kabar gembira untuk kita semua ada usulan Ranperda perlindungan perawat di legislatif, ini harus kita kawal. Supaya ini jadi payung hukum kita” tegas Hamzah dengan semangat. (MM)

TINGGALKAN BALASAN