Ganti Kerugian Negara, Setya Novanto Berencana Jual Rumah

Setya Novanto terdakwa kasus korupsi pengadaan E-KTP (kompas.com)

Jakarta, Semarak.news – Setya Novanto, terpidana kasus korupsi pengadaan E-KTP berencana menjual rumah untuk mengganti kerugian negara yang mencapai US$7,3 juta.

“Benar (Jual rumah), pokoknya kita berusaha semaksimal mungkin untuk bantu KPK,” Kata Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/9)

Setya Novanto enggan memberikan keterangan kepada wartawan tentang rumah yang akan dijual. Mantan politisi Golkar yang biasa dipanggil Setnov tersebut memilih langsung memasuki ruang tunggu saksi persidangan.

Hari ini Setnov hadir sebagai saksi atas terdakwa lain pada kasus yang sama, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung.

Berdasarkan pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Setnov pada tahun 2015 silam, Setnov memiliki aset benda yang tak bergerak senilai Rp. 81 Milliar terdiri atas bangun dan tanah yang tersebar di 16 lokasi di Jakarta dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dilakukan Bertahap

Setnov berencana akan mengembalikan kerugian negara ke rekening Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara bertahap.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pengembalian uang akan dilakukan dengan cara memindahbukukan dari rekening Setnov di Bank Mandiri ke rekening KPK.

Selanjutnya, sisa pembayaran uang pengganti akan dilanjutkan dengan cara menjual rumah dan pemindahbukuan rekening di bank. (GG)

 

 

TINGGALKAN BALASAN