September 23, 2021

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Empat tentara tewas dalam serangan di wilayah Papua Indonesia

Jakarta (Indonesia), 2 Sep (AP) Pemberontak Papua Barat telah menewaskan empat tentara dan melukai dua lainnya dalam serangan terhadap sebuah pangkalan militer di kompleks bagian timur negara itu, kata para pejabat, Kamis.

Juru bicara Komando Daerah Militer Papua Barat Hendra Besiran mengatakan sekitar 50 penyerang dari Tentara Pembebasan Papua Barat, sayap militer organisasi Papua Merdeka, menyerang enam tentara Rabu pagi dengan panah, arit dan kapak. Dalam sebuah pernyataan.

Dua tentara yang terluka parah diberhentikan dari pos mereka di desa Kishore di distrik Mabrat untuk perawatan, kata Besirron.

Lebih dari 30 pasukan militer dan intelijen bekerja sama untuk menemukan para penyerang.

Seorang juru bicara pemberontak tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Konflik antara penduduk asli Papua dan pasukan keamanan Indonesia sering terjadi di wilayah miskin bekas jajahan Belanda di Papua Barat, yang secara etnis dan budaya berbeda dari sebagian besar wilayah Indonesia.

Papua dimasukkan ke Indonesia pada tahun 1969 setelah referendum yang didukung PBB. Sejak itu, pemberontakan tingkat rendah meletus di wilayah kaya mineral itu, yang terbagi menjadi dua provinsi, Papua dan Papua bagian barat.

Serangan gerilyawan telah meningkat pada tahun lalu, menewaskan puluhan gerilyawan, pasukan keamanan dan warga sipil.

Polisi pada Rabu menangkap empat tersangka yang tergabung dalam kelompok separatis Tentara Pembebasan dan menuduh mereka terlibat dalam pembunuhan dua pekerja konstruksi di distrik Yakukimo, di mana kedua mayat itu ditemukan terbakar di proyek jembatan pada 23 Agustus.

Empat pekerja lainnya tewas beberapa hari lalu di distrik yang sama.

RUP

RUP


Penafian: – Cerita ini tidak diedit oleh staf Outlook dan dibuat secara otomatis dari umpan kantor berita. Sumber: PTI

READ  Muslim Indonesia merayakan Idul Fitri di tengah gelombang virus yang menghancurkan