Dishub Angkat Bicara Soal Parkir Liar

sumber: semarak.news

Martapura, Semarak.news– Maraknya pemarkir liar dibeberapa titik di Kabupaten Banjar tentu saja membuat lalulintas jalan terganggu. Hal ini membuat jalan yang dilalui semakin sempit, menyebabkan kemacetan, dan rawan terjadi kecelakaan.

Parkir liar dapat dijumpai di beberapa titik seperti Jalan Kraton, Jalan Sekumpul, daerah Pasiyangan. Baik mobil maupun motor sering melalaikan rambu dilarang parkir di tepi jalan tersebut. Imbauan tersebut seolah dianggap angin lalu saja.

Salah satu kendaraan bermotor, mengaku memilih parkir di bahu jalan dikarenakan tempat/lahan parkir resmi yang disediakan terlalu jauh. Rasa malas menyebabkan dirinya nekat memarkirkan motorya disembarang tempat.

Kasubak TU UPT Terminal dan Parkir Kab Banjar, Adi Sasmita, mengkonfirmasi beberapa hal saat ditemui. Pertama parkir pinggir jalan terutama area Jalan Provinsi, Jl. A. Yani jelas tidak diperbolehkan. Bahkan Dishub sudah menerbitkan aturan bahwa bagunan disepanjang jalan tersebut apabila memiliki lahan parkir haruslah 5-6 meter dari bahu jalan.

Adanya parkir liar yang tidak sesuai dengan ketentuan dan adanya pemungutan uang parkit. Hal tersebut termasuk dalam kategori pemungutan liar. Disebut pungli karena tidak memiliki izin, dan memungut secara tidak resmi.

“Itu parkir tidak resmi, mengarahnya ke pungli, pemungutan liar.” Ujar Adi.

Terkait adanya pungli, Dishub tidak memiliki wewenang untuk menangkap. Yang berhak menindak dan memberikan sangsi adalah petugas kepolisian. Dishub tidak ada kekuatan

“Dishub tidak memiliki kekuatan untuk menindak, namun menegur iya.” Tuturnya.

Dishub sudah menempatkan petugas untuk mengatur parkir liar di beberapa titik. Namun karena keterbatasan petugas membuat pengawasan tidak dapat dilakukan secara menyeluruh. Minimnya jumlah petugas serta banyaknya kegiatan yang melibatkan petugas Dishub membuat pengawasan di pinggir jalan kurang optimal.

Adi Sasmita menghimbau kepada masyarakat bahwa untuk menciptakan kawasan yang tertib lalulintas diperlukan kesadaran dari masyarakat juga. Dishub sudah mengusahakan hal tersebut. Termasuk menyediakan 29 titik parkir resmi yang tersebar di Kab. Banjar. Namun kembali lagi kepada masyarakat yang menjalankan.

“Ayo masyarakat tetip berlalulintas, parkirlah di tempat yang sudah disediakan.” Ajak KTUPT Kab. Banjar tersebut.

 

TINGGALKAN BALASAN