“BERKUDA” dapat Menumbuhkan Karakter Baik Pada Anak

Equestrian (berkuda) (sumber: askaboutsports.com)

Equestrian atau menunggang kuda adalah satu-satunya  cabang olahraga dalam olimpiade dimana manusia dan binatang menjadi satu tim dan hanya satu dari sedikit kompetisi dimana pria dan wanita dapat berkompetisi secara seimbang. olahraga ini istimewa, karena kuda dan penunggangnya harus berlatih dan bekerjasama selama bertahun – tahun untuk mengasah kemampuan dalam keanggunan, keberanian, kelincahan dan kecepatan. keunggulan olahraga berkuda ini sangatlah cocok untuk membentuk karakter kepribadian, kedisiplinan dan kerja sama. Dalam Equestrian dikenal empat cabang yakni lompat rintangan (show jumping), trilomba (eventing), tunggang serasi (dressage) dan ketahanan (endurance).

Equestrian merupakan suatu olahraga yang membutuhkan tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab yang sangat tinggi, karena di dalam olahraga equestrian, tidak hanya menunggang kuda saja. terus apalagi selain menunggang?

 

Selain menunggang, mengelola dan merawat memerlukan sikap disiplin, sabar dan kerja keras serta ulet dalam berkecimpung dalam dunia perkudaan. Dalam merawat kuda, seperti groom (pengurus kuda), di tuntut sabar terhadap tingkah laku kuda yang bermacam-macam. Kerja keras dalam merawat kuda sangat diperlukan, tubuh kuda yang besar, dan bahkan deberikan tugas membersihkan kandang kuda sangat membutuhkan kerja keras, disiplin juga di perlukan dalam merawat kuda, mengeluarkan, memasukkan kuda ke kandang, memberi makan kuda, memberi latihan pada kuda, memerlukan disiplin yang tinggi, jika jadwal kuda tidak teratur karena orang yang merawat kuda tidak disiplin, semakin besar terjadinya colic (penyakit yang menyerang organ pencernaan kuda).

Dalam menunggang kuda, penunggang dibutuhkan sikap disiplin, kerja keras, niat yang tinggi, dan ulet. Setiap latihan berkuda, juga dituntut disiplin agar jadwal bagi penunggang selanjutnya tidak terganggu. Kerja keras sangat dibutuhkan dalam berkuda, usaha yang tinggi, Serta niat dan keinginan yang tinggi agar tujuan yang telah diinginkan tersebut dapat tercapai.

Dengan seringnya dituntut disiplin, kerja keras, ulet, sabar dan memiliki keinginan yang keras, penunggang dan pengelolah akan terbiasa melakukan itu semua tidak hanya dalam bidang berkuda, tetapi juga dalam kehidupan. Jika telah terbiasa, kebiasaan baik tersebut susah dihilangkan dan akan menjadi pribadi yang positif bagi diri sendiri, kuda, dan semua orang. (MT)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN