BEM SI Wilayah Jabodetabek dan Banten Lakukan Aksi #BeraniPegangRupiah

Aksi Unjuk Rasa BEM-SI Se-Jabodetabek dan Banten di Kemenkeu RI

Jakarta, Semarak.News – Ribuan mahasiswa mengerumuni gedung Kementerian Keuangan RI, Jumat (14/9). Aksi yang diinisiasi oleh BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Jabodetabek dan Banten membawa tagar #BeraniPegangRupiah.

Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap pemerintah karena kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang kritis. Hal ini ditandai dengan melemahnya rupiah terhadap dolar di tahun 2018 hingga mencapai Rp15.049,00.

Koordinator Wilayah BEM se-Jabodetabek dan Banten, Moh. Wildan Habibi mengatakan bahwa ada tujuh tuntutan mahasiswa yang dilayangkan kepada pemerintah saat melakukan. Pertama, Mendesak pemerintah agar tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah melemahnya nilai tukar rupiah tanpa harus mengintimidasi produk-produk lokal untuk bersaing di dalam pasar nasional. Kedua, Menekan pemerintah untuk mempermudah akses peminjaman usaha dengan menjaga suku bunga kredit yang rendah. Ketiga, Mendorong pemerintah untuk memperluas ekspor dengan mencari pasar alternatif ekspor dan mengurangi impor. Keempat, Mengimbau masyarakat agar meningkatkan penggunaan produk lokal dan mengurangi konsumsi produk asing. Kelima, Mengajak masyarakat untuk tidak menukarkan rupiah ke dolar dan memperbanyak transaksi dengan rupiah, agar nilai rupiah menguat serta menukarkan dolar-nya, agar devisa dollar terus terjaga di dalam negeri sehingga kondisi rupiah kembali membaik. Keenam, Menekan pemerintah agar mempermudah sistem bongkar muat di pelabuhan yang akan berdampak mudahnya sistem ekspor dalam negeri ke luar negeri. Ketujuh, Mendesak pemerintah untuk mengakomodir produk lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat.

Aksi tersebut diakhiri dengan pengucapan sumpah mahasiswa sekaligus doa bersama yang diikuti seluruh mahasiswa. [CRZ]

 

 

TINGGALKAN BALASAN