Banjar Siap Optimalkan Lahan Rawa Lebak

sumber: semarak.news

Martapura, Semarak.news– Kabupaten Banjar sudah mempersiapkan Rawa Lebak sebagai lahan untuk area tanam. Hal ini dibuktikan dengan adanya acara Rapat Persiapan sekaligus Sosialisasi Kegiatan Lahan Rawa Lebak di Kabupaten Banjar (14/04). Kegiatan ini dilangsungkan di gedung Mahlingai Sultan Adam Martapura dan dipromotori langsung oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Banjar dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas TPH Prov. Kalsel, Kepala Subdirektorat Optimasi dan Rehabilitasi Lahan dari Direktorat Optimasi dan Rehabilitasi Lahan Dirjen Kemenpan RI, Kepala SKPD Kab. Banjar, Dandim 006 Martapura, Konsultan SID Optimasi Lahan Rawa Lebak, serta Camat dan Pembakal se-Kabupaten Banjar.

Optimasi lahan adalah upaya untuk meningkatkan produktivitas suatu lahan. Lahan yang kurang produktif akan ditingkatkan menjadi produktif. Namun seiring berjalannya waktu, banyak lahan pertanian yang dialihfungsikan.

Rencananya Kabupaten Banjar akan dijadikan percontohan pada kegiatan Optimasi Lahan Rawa Lebak dengan luas 500 Ha, yang akan direncanakan dikawasan folder Pasayangan. Ada delapan desa yang akan digarap, antara lain Desa Keramat 70.9 hektar, Desa Pekauman 78,9 hektar, Desa Keramat Baru 11,4-144 hektar, Desa Pesayangan 98,5 hektar, Desa Telok Selong 115 hektar, Desa Telok Selong Ulu 94,8 hektar dan Desa Tungkaran 37,6 hektar,

Bupati Banjar, Khalilurrahman sangat mendukung penuh optimasi lahan Rawa Lebak ini. Untuk mengatasi alih fungsi lahan yang dikuatirkan semakin marak. Beliau meminta kepada Dinas TPH dan SKPD untuk segera menyikapi hal tersebut. Intensifikasi mungkin diperlukan dengan menggerakkan seluruh petani untuk tanam 2 kali setahun alau melalui optimasi.

“Untuk itu saya mendukung penuh kegiatan hari ini sebagai upaya penyatuan persepsi dan penyeragaman rencana pada kegiatan optimasi tersebut.” Ucapnya saat memberikan pidato.

Beliau berharap rencana pengembangan optimasi lahan ini dapat terlaksana dengan baik dan Lumbung Pangan dapat tetap dipertahankan di Kab. Banjar. Pemerintah dipastikan akan selalu siap membangun dan mewujudkan sektor pertanian yang lebih maju. Sehingga slogan “KINDAI LIMPUAR” dapat terus disematkan untuk kabupaten ini.

Kepala Dinas TPH, Muhammad Fachry juga menyampaikan bahwa kegiatan diharapkan bisa menambah area tanam dan menambah hasil produksi padi di Kab. Banjar. Untuk menambah lahan area tanam tentu saja juga dibarengi dengan membangun tanggul, saluran air, penambahan mesin pompa air, serta jalan yang digunakan para petani untuk mengangkut hasil. Sehingga usaha optimasi Lahan Rawa Lebak dapat berjalan secara optimal.

TINGGALKAN BALASAN