Dipembukaan HPS, Wagub Litelnoni singgung soal pelaksanaan otonomi daerah yang kebablasan

Alor, Semarak.News – Acara pembukaan kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 37 tingkat Propinsi NTT tahun 2017 digelar hari selasa (11/07) di Kabupaten Alor.

Kegiatan HPS tingkat Propinsi NTT ini akan digelar selama tiga hari dari tanggal 11-13 juli, yang diikuti oleh sembilan belas kabupaten/kota, dengan mengusung Thema
” Pengembangan pangan lokal menjamin kecukupan pangan menuju Nusa Tenggara Timur yang bermartabat dan berdaulat pangan “, dengan Motto ” Jadikan pangan lokal sebagai pangan kebanggaan Nusa Tenggara Timur “.

Wakil Gubernur Propinsi NTT, Beny Litelnoni, M.Si dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini mengatakan,
Hari Pangan Sedunia tingkat Propinsi NTT dilaksanakan secara estafet di seluruh kabupaten.

Sebagaimana tertuang dalam undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, mengamanatkan bahwa kedudukan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, pemerintah dalam hal ini adalah pemerintah pusat, daerah dan sampai ke tingkat pemerintah desa.

” Pemerintah Propinsi NTT selalu berusaha untuk mendukung kekuatan ditingkat Kabupaten sampai tingkat desa “, ujar Litelnoni.

Menariknya, selain menjelaskan Sejumlah penghargaan berupa bantuan yang diberikan kepada sejumlah kelompok tani dan pemerintah Kabupaten/kota saat acara pembukaan kegiatan HPS yang dipusatkan  di Stadiun Mini Kalabahi . Wagub Litelnoni juga menyinggung soal pelaksaan otonomi daerah yang kebablasan.

Ia juga menyampaikan, sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014, fungsi Pemerintah Propinsi adalah wakil pemerintah pusat di daerah.

Fungsi Pemerintah Propinsi adalah koordinasi dengan Pemeritah Kabupaten dan bukan mengintervensi, tapi terkadang feed back dari Pemerintah Kabupaten ke Pemerintah Propinsi masih kosong. Bisa dilihat, otonomi yang dilaksanakan terkadang otonomi yang kebablasan.

” Biasanya yang nyata kita lihat, ketika Pemerintah Kabupaten/kota mengajukan rancangan perda untuk dikoreksi oleh Gubernur, selain itu sudah “, jelas Litelnoni. (Vs)

TINGGALKAN BALASAN