Musim Penghujan: Kualitas Stok Kebutuhan Pokok di Provinsi Banten Berkurang

Illustrasi

Serang, Semarak.news – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten menganalisis bahwa penurunanan kualitas stok kebutuhan pokok dikarenakan meningkatnya intensitas cuaca penghujan di daerah produksi.

La Nina merupakan kondisi anomali cuaca yang menyebabkan kerusakan kepada tanaman-tanaman sehingga mengakibatkan berkurangnya suplai pasokan komoditas pangan di Banten.

Komoditas tanaman seperti Bawang merah, Cabai rawit, dan tomat mengalami penurunan kualitas dikarenakan kerusakan tanaman yang disebabkan intensitas musim penghujan yang tinggi.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, beberapa harga tanaman seperti Cabai Merah Besar mengalami kenaikan Rp 60.000,00 – Rp 65.000,00, Cabai Rawit Merah Rp 42.000,00 – Rp 43.000,00, dan Cabai Rawit Hijau Rp 36.000,00 – 40.000,00  per tanggal 31 Oktober 2016.

“Sentra Produksi Cabai yaitu Jawa Tengah dan Jawa Barat sedang mengalami penurunan disebabkan cuaca penghujan tinggi” Ungkap Fitri (Staff Bagian Perdagangan Dalam Negeri).

Jawa Tengah dan Jawa Barat merupakan Provinsi yang meyuplai kebutuhan Cabai rawit Provinsi Banten. Saat ini kondisi musim penghujan yang tinggi menyebabkan produksi menurun sehingga berdampak kepada ketersediaan stok di Provinsi Banten.

“Cabai merah merupakan komoditi yang mudah busuk” jelasnya.

Kondisi Cabai merah yang mudah busuk menyebabkan pengurangan stok yang diterima Provinsi Banten. Awalnya Cabai yang didatangkan dari Provinsi Jawa Tengah sebanyak 40 ton, sesampainya di Provinsi Banten menjadi 38 ton.

Kebutuhan masyarakat akan cabai yang tinggi menyebabkan permintaan cabai meningkat dan menyebabkan harga naik. Selain itu, peningkatan permintaan tersebut tidak diikuti oleh peningkatan produksi dikarenakan intensitas cuaca penghujan yang tinggi.

“Meskipun harga bawang merah stabil, namun dampak dari musim penghujan tersebut mengakibatkan kualitas bawang merah menurun” ungkapnya.

Ketersediaan Stok Bawang Merah Banten disokong oleh dari Produksi di Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Kondisi cuaca saat ini yang terus menerus diguyur hujan menyebabkan produksi bawang merah di daerah tersebut mengalami penurunan.

Hal tersebut berdampak pada penurunan kualitas bawang merah yang dikirim ke Provinsi Banten.

“Penurunan Produksi Gula di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Lampung berpotensi menyebabkan stok gula Provinsi Banten berkurang” jelasnya.

Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Lampung merupakan daerah penghasil Gula yang menjadi suplai gula bagi Provinsi Banten. Penurunan angka produksi daerah tersebut disebabkan oleh meningkatnya curah hujan di daerah tersebut.

Peningkatakan Curah Hujan Menyebabkan Produksi Tanaman Kebutuhan Pokok di Beberapa Daerah berkurang.

TINGGALKAN BALASAN