Rektor Untan: Kita Bisa Jual Listrik ke Malaysia

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. H Thamrin Usman DEA pada saat ditemui di rektorat untan

Pontianak, Semarak.News – Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. H Thamrin Usman DEA, pernah mengunjungi tambang uranium di desa Kalan, Kabupaten Melawi yang memliki banyak kandungan Uranium. “Pas saya masuk ke tambang itu dan alat detektornya dinyalakan, alatnya langsung bunyi”,  Senin, (31/10/2016). Dirinya juga menambahkan bahwa jumlah uranium di Kalimantan satu-satunya wilayah yang kandungan uraniumnya sudah diukur.

 

Tambang tersebut merupakan sebuah terowongan yang terdapat lori atau rel dimana pada saat itu Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional)  telah melakukan penelitian pada tahun 1998 dan telah memiliki teknologi yang dapat mengubah batuan uranium menjadi yellow cake/Urania (bentuk bubuk Uranium) hal itu demikian karena Batan memiliki kekuasaan penuh terhadap pengelolaan uranium tersebut.

 

Kalbar bisa menjadi sentra produksi listrik tenaga Nuklir karena Kalbar tidak terdapat potensi gempa bumi, berada di hutan jauh dari penduduk, sumber air yang jernih dan bahan baku sudah terukur. Sehingga jika pemerintah ingin membangun reaktor PLTN maka sangat memungkinkan. “dengan banyaknya cadangan uranium, Kalbar ini bisa jadi sentra produksi listrik yang berbasis tenga nuklir,…… karena kalbar ini tidak ada gempa bumi, kedua posisinya dalam hutan jauh dari penduduk, kemudian bahan bakunya sudah ada, lalu sumber airnya jernih sekali….” Ujarnya.

 

Dirinya meperkirakan bahwa jika hal tersebut terealisasi maka Indonesia dapat menjual listrik ke Malaysia, “saya perkirakan kalau itu berfungsi, kita bisa jualan listrik kemalaysia loh” (SL)

TINGGALKAN BALASAN