Buruh: UMP Sumut Naik Minimal 25% Harga Mati!

Demo Buruh di depan Kantor Gubernur Sumut (31/10)

Medan, Semarak.news – Aliansi Buruh Bergerak Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara (31/10) menolak PP 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.

Aksi untuk rasa tersebut buruh menuntut UMP di Sumatera Utara harus naik sebesar Rp 650.000,00 atau minimal 25%. “UMP Sumatera Utara harus naik sebesar 650ribu rupiah atau minimal 25%, itu harga mati!”, kata Willy Agus Utomo, Ketua DPW FSPMI Sumut.

Jika tuntutan buruh tidak ditindaklanjuti, buruh mengancam akan melakukan mogok kerja serentak di Sumatera Utara. “Apabila ini tidak direvisi maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, kami akan melakukan pemogokan daerah dan melumpuhkan idustri di Sumatera Utara terutama di Kabupaten Deli Serdang, Kota Medam dan Binjai”, tambahnya.

Dalam aksi unjuk rasa yang diikuti oleh ratusan buruh tersebut, sempat diwanai oleh turunnya hujan. Meskipun begitu, buruh tetap melanjutkan aksinya dan malah lebih semangat lagi dalam meyuarakan tuntutannya.

Setalah lama menyuarakan tuntutannya, massa disambut oleh pihak Pemprovsu untuk melakukan diskusi. Hasil dari diskusi itu yaitu Pemprovsu akan mengundang 20 elemen buruh di Sumut untuk melakukan diskusi di kantor Gubernur Sumut dan jika dalam waktu 3×24 jam tidak ada panggilan atau undangan dari pihak Pemprovsu, maka buruh mengancam akan menutup Bandara Kualanamu dan Gerbang Tol Tj. Morawa pada 10 November 2016 mendatang. (RDK)

TINGGALKAN BALASAN