PMKRI Mempertanyakan Kinerja Gubernur Kalimantan Tengah

Gubernur Harus tegas dan secepatnya membuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil

Gubernur Kalteng, Sugianto, pasca pelantikan. [Foto: borneonews]

Terkait 123 hari kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Tengah  yang mempunyai visi dan misi mewujudkan Kalteng berkah, Komisariat Daerah (KOMDA) wilayah VIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, Dicky Ricardo Gultom menilai arah kebijakan Gubernur masih belum jelas, terlebih Program Kalteng Berkah tersebut masih belum dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah secara luas.

Beberapa hal yang dilihat Dicky tentunya permasalahan di bidang perekonomian. Ia menjelaskan bahwa selama kepemimpinannya, Gubernur belum membuat dan mengeluarkan satu kebijakan pun.

“Perlu adanya arahan Gubernur supaya kepala dinas lebih fokus kepada bidangnya, dan dinas lebih tepat dalam mengambil kebijakan,” ujar Dicky, Minggu (25/9).

Banyak permasalahan yang timbul di masyarakat, tetapi menurut Dicky Gubernur dinilai lamban dalam hal menyelesaikan berbagai permasalahan, terutama disektor Pertanian Kalimantan Tengah.

Menurutnya pemerintah harus cepat dan tegas dalam menanggapi masalah larangan membuka lahan dengan cara membakar khusus bagi petani di Kalimantan Tengah. Karena sampai saat ini menurut Dicky arah kepemimpinan Gubernur belum jelas. Dicky mempertanyakan wujud dari kalteng berkah.

“Tadi pagi saya mendapat keluhan dari Masyarakat di Pulang Pisau. Larangan membuka lahan dengan cara membakar membuat warga tidak bisa mengelola lahannya dikarenakan anggaran untuk membuka lahan dan pembelian pupuk yang dinilai masyarakat sangat mahal yang tidak mungkin dapat dijangkau oleh petani”, katanya.

Ditambahkannya,” sebaiknya Gubernur secepatnnya mengambil sikap dan memperjelas kepemimpinannya apakah pro terhadap tambang, sawit atau pro terhadap petani”. hal tersebut menurut dicky akan membantu Gubernur beserta jajaran, baik dilingkup Pemerintah Provinsi sampai ke tingkat Pemerintah kabupaten/ Kota dalam pembuatan kebijakan di Provinsi Kalimantan Tengah yang tentu saja harapannya dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang Berkah.

 

TINGGALKAN BALASAN