Dunia Bisnis Ala Dota 2

[Sumber: rockpapershotgun.com]

Jakarta, Semarak.news – Gamer mana yang tidak mengetahui Dota 2? Game bergenre MMORPG ini sudah mencuri perhatian semenjak diterbitkan tahun 2013. Saking menariknya, banyak gamer yang tidak bisa berhenti memainkannya sampai lupa waktu dan lupa makan (termasuk saya) dan diperingatkan orang tua atau pacar (pengalaman pribadi). Namun, jika ada yang bilang hobby main Dota 2 merupakan pemborosan (terutama bagi remaja) dan buang-buang waktu, jangan minder dulu. Mari kita pelajari bagaimana dunia ekonomi ala Dota 2 yang bukan hanya seru, tapi juga menguntungkan buat kantong kita.

Bermain Dota 2 sambil berbisnis sama seperti sambil menyelam minum air. Disamping menyalurkan hobby, kita juga bisa mencari pengalaman dalam pasar online yang menyajikan aktifitas jual beli yang dapat memberikan keuntungan. Terdapat tiga faktor ekonomi di Dota 2 antara lain Work Shop dan Dota 2 Store, Steam Community Market, dan Trading.

Workshop dan Dota 2 Store

Dota 2 Store dibentuk dari tiga struktur ekonomi, meliputi jumlah penjual, jumlah pembeli, dan bagaimana penjual dan pembeli berperilaku. Bila kita bicara tentang Dota 2 Store, maka akan selalu berhubungan dengan Workshop.

Dalam hal penjualan, memang pasar dimonopoli oleh Valve sebagai pengembang dan penjual semua hasil Workshop. Hal tersebut merupakan penerapan micro ekonomi. Dalam memonopoli pasar, Valve bertindak sebagai moderator dan pengendali pasar yang mereka buat. Secara sederhana, Workshop bekerja sebagai berikut:

  1. Kita membuat item.
  2. Masyarakat menyukai item yang kita buat.
  3. Valve melakukan review.
  4. Valve mengeluarkan Design Workshop ke dalam store.
  5. Jika terjadi, maka kita dan Valve menghasilkan uang.

Sebelum mengeluarkan design, Valve mempunyai banyak pertimbangan. Oleh karena itu, karya dari workshop harus digarap dengan serius agar mendapat respon yang baik dari user dan Valve menyetujui penjualan karya kita ke Dota 2 Store.

Agak ribet ya, kita harus mengetahui apa yang diinginkan pasar dan membuat karya yang benar-benar bagus. Mungkin opsi ini hanya untuk para programer yang serius dalam bidangnya dan mempunyai imajinasi yang lebih dari orang lain. Tetapi, untuk yang bukan programer jangan berkecil hati, masih ada opsi lainnya yang tidak kalah menguntungkan, yaitu Steam Community Market.

Steam Community Market

Steam Community Market (selanjutnya disingkat Market) merupakan tempat dimana kita dapat menjual item-item yang kita miliki dalam inventory, baik yang diperoleh dari drop dalam game ataupun yang kita beli di Dota 2 Store. Valve memasang 10% dari harga jual sebagai pajak dari barang yang kita jual.

Namun sebelum kita dapat berpartisipasi di Market, kita harus memiliki account non-limit yang telah dilindungi oleh Steam Guard setidaknya 15 hari. Untuk mengaktifkan Steam Guard, akun yang kita miliki harus sudah verifikasi email. Itu artinya kita harus memverifikasi email lalu mengisi Steam Wallet dan menunggu 15 hari untuk mendapatkan izin melakukan transaksi di Market.

Namun bagian terpentingnya adalah memahami dengan baik cara kerja Market.

  1. Saat kita sudah mendapatkan izin untuk bertransaksi dalam Market, langkah selanjutnya kita harus menyiapakan barang-barang yang dapat kita jual di pasar. Tidak semua orang beruntung mendapatkan item drop saat bermain di publik dengan nilai tinggi di market. Saat itulah kita butuh modal untuk terjun dalam dunia pemasaran.
  2. Modal yang lebih besar akan lebih baik, tapi tidak perlu khawatir jika kita mempunyai keuletan, semuanya akan berakhir dengan indah. Yang kita perlukan ialah aktif di forum trading atau market place, bangun reputasi yang baik di forum-forum dan place tersebut. Carilah orang-orang yang menjual harga key atau item di bawah harga Market atau menyelesaikan Quest dalam game untuk mendapat item-item yang jumlahnya limited.
  3. Jual barang-barang tersebut ke Market, diatas harga beli kita, tentunya setelah ditambah 10% fee yang Valve terima.
  4. Di tahap ini kita sudah semakin dekat dengan real money, namun hasil penjualan kita sekarang bukanlah uang yang bisa kita cairkan di dunia nyata. Karena hal itu memang tidak di perbolehkan oleh Valve. Tapi kita dapat membeli barang-barang yang ada di Dota 2 Store dengan harga yang lebih murah. Kenapa lebih murah? Karena kita membeli dollar dengan harga lebih murah. Lihat poin ke-2 kalau masih belum mengerti.
  5. Seperti halnya juga poin yang kedua, dengan adanya reputasi yang baik dengan komunitas, kita dapat menjual item-item tersebut menjadi uang sungguhan. Selesai.

Semua aktifitas transaksi dalam Market selalu diperhatikan oleh Valve, agar tidak terjadi kecurangan tentunya. Walaupun saat membaca artikel ini terlihat mudah, tidak ada yang dapat dibilang mudah saat berusaha nantinya. Jika masih belum puas karena uangnya tidak dapat dijadikan real money atau uang nyata, opsi terakhir pasti tidak akan membuatmu kecewa.

Trading

Untuk masuk ke dalam dunia trading –jual beli item di Dota 2– sebelumnya kita harus ikut berbaur dan membangun reputasi dalam beberapa website trading Dota 2. Silahkan cari sendiri website-website yang sekiranya layak untuk itu. Dengan bergabung di website-website tersebut, kita dapat bertemu dengan trader-trader lain, memperluas kemungkinan untuk mendapatkan item-item yang kita inginkan. Dan juga dengan ikut berpartisipasi menjadi donatur dalam tiap website trading, kita akan mendapatkan hak-hak istimewa yang dapat mempermudah kegiatan trading kita.

Sebelum kita dapat melakukan trading, kita harus memilki Steam ID yang sudah diverifikasi dari email yang dicantumkan. ID yang telah dibuat tidak akan dapat langsung digunakan untuk trading, harus menunggu dulu 15 hari agar dapat mengunakan ID tersebut. Ini merupakan prosedur keamanan yang dibuat oleh Steam Guard.

Seperti halnya Pasar Senen atau Pasar Tanah Abang, perdagangan item-item Dota 2 di tiap trading site tidak pernah berhenti dengan adanya begitu banyak user yang aktif dan semuanya memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Hal ini pasti akan membuat kita frustasi dan lelah karena tidak jarang harus berurusan dengan lowballer (orang-orang merendahkan harga jual kita) atau highballer (orang-orang yang menjual dengan harga tinggi).

Sebelum membahas tentang bagaimana membuat keuntungan di tengah-tengah pasar yang penuh persaingan, berikut ini beberapa istilah dalam trading yang perlu kita pahami.

  • C/O – Current Offfer, adalah isitilah yang biasa digunakan untuk nilai penawaran item Dota 2. Nilai penawaran tidak akan sama menyeluruh. Nilai rata-rata penawaran disebut c/o umum dan c/o invidu adalah penawaran yang di buat oleh individu atau organisasi.
  • B/O – Buy Out, isitilah untuk harga jual. Seperti halnya c/o, b/o juga memiliki b/o umum dan b/o khusus.
  • Currency – Item yang dijadikan mata uang dalam perdagangan. Item-item ini adalah item yang memiliki harga paling stabil dalam pasar, contoh utamanya ialah Tresure Key (yang sering main Dota 2 Pasti tau).
  • Market Price – Harga pasar yang di tawarkan dalam Steam Community Market.
  • Schamer – Sebutan untuk orang-orang yang mencoba berbuat curang dalam trading, usaha yang dilakukannya juga bervariasi.

Setelah mengetahui istilah-istilah tersebut, kita akan dapat lebih mengerti keadaan pasar dan mengambil keuntungan didalamnya, dan ini adalah beberapa tips untuk mendapatkan keuntungan.

  1. Pelajari c/o dan b/o item-item yang kita miliki.
  2. Buat penawaran yang lebih menarik dari c/o ataupun b/o umum maupun individu.
  3. Dengan memahami harga pasar dalam community market, kita dapat mengajukan penawaran yang menarik kepada calon pembeli di trading site.
  4. Pahami setiap economi patch yang dikeluarkan oleh Valve. Masih ingatkah saat mode sockets & gem pertama kali di keluarkan? Setiap trader yang jeli langsung buru-buru memborong courier trash –morok, boar, tegu, dan sejenisnya– yang memiliki efek EF (ethereal flame) dan warna-warna efek bagus, agar saat mode itu aktif mereka dapat mencabutnya untuk disuntik ke courier yang lebih baik.
  5. Tekunlah menelusuri setiap penawaran yang ada dalam tiap trading site. Untuk opsi tambahan kita juga bisa menjadi donatur dalam trading site tersebut. Ini dapat mempermudah kita. Beberapa trading site menawarkan fasilitas untuk menambah postingan penawaran, outo bump tiap penawara, hingga reseller badge untuk mengangkat reputasi.

Trading adalah dunia kedua dalam Dota 2. Sebutan trader telah diketahui banyak orang dan di tujukan kepada orang-orang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan kegiatan trading dibandingkan bermain Dota 2. Untuk yang tertarik di dunia trading Dota 2 dan merasa memiliki kemampuan untuk itu, jangan ragu lagi. Dota 2 trading adalah lahan besar yang bisa digarap. Terus belajar dan jangan enggan untuk mempelajari bagaimana memahami dunia perekonomian dan pemasaran. Walaupun terkadang terlihat seperti iseng, tetapi kita dapat memperoleh pengalaman yang berharga.

Sekian informasi mengenai dunia lain dari game Dota 2, semoga dapat menginspirasi kita semua, para gamer, untuk mencari keuntungan dibalik hobby main game yang terlihat buang-buang waktu. Terimakasih. (PSD)

TINGGALKAN BALASAN