Maret 3, 2024

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Tim Rugby Papua Pertama Kali Bermain di Luar Indonesia – Eurasia Review

Tim Rugby Papua Pertama Kali Bermain di Luar Indonesia – Eurasia Review

Oleh Harlin Zoku

Tim rugby putri dari wilayah Papua yang bergolak di Indonesia menjadi runner-up di turnamen akhir pekan di negara tetangga, Papua Nugini, menandai pertama kalinya tim putra Papua bermain di luar negeri.

Pejabat tim mengatakan turnamen rugby union tujuh lawan satu di Port Moresby, yang dikenal sebagai PNG Rookies 7, adalah kesempatan bagi pemain dari wilayah yang dikenal sebagai Papua Barat untuk mendapatkan pengalaman dan paparan.

Sesuai undangan dari Persatuan Sepak Bola Rugbi Papua Nugini, keikutsertaan tim Papua yang dikenal dengan nama Kotekas berlangsung pada bulan Oktober. Rugbi mempunyai banyak penggemar di Papua Nugini dan negara-negara kepulauan Pasifik lainnya, namun kurang dikenal di Indonesia, dimana sepak bola mendominasi.

“Kami tidak menyangka bisa menang,” kata presiden dan manajer tim Rugby Papua Samuel Tambuni, Minggu.

“Kami ingin menampilkan yang terbaik,” katanya kepada Benarnews. “Kami ingin belajar dari yang terbaik. Dalam pandangan kami di Melanesia, PNG adalah yang terbaik.

Partisipasi tim Papua Barat dalam diaspora Papua Barat di Papua Nugini, yang berbatasan dengan Indonesia sepanjang 760 kilometer (472 mil), tidak bersifat politis, namun telah memicu banyak komentar di media sosial.

Milisi Papua yang bersenjata buruk – yang secara kolektif dikenal sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – telah berperang sejak awal tahun 1960an ketika Indonesia merebut bagian barat pulau New Guinea dari Belanda.

Gerakan kemerdekaan non-kekerasan yang terpisah dianggap sebagai pengkhianatan oleh pihak berwenang Indonesia yang memenjarakan para pemimpin penting. Ia mendapat dukungan akar rumput yang kuat di Papua Nugini dan negara-negara Melanesia lainnya.

Sponsor Kotekas termasuk Freeport Indonesia, perusahaan pertambangan yang sebagian dimiliki Amerika Serikat yang mengoperasikan tambang emas dan tembaga raksasa Grasberg, yang merupakan sumber konflik antara Indonesia dan kelompok bersenjata Papua.

READ  PT STT GDC Indonesia Luncurkan Data Center STT Jakarta 1

Tim putri memenangkan empat pertandingan, membawanya ke final melawan tim lokal yang kuat.

Maurice Oluwa yang mencetak try pertama di final mengaku senang bisa menjadi bagian dari turnamen tersebut dan mengapresiasi pengalaman yang didapat.

“Lain kali kami akan melakukan yang terbaik,” katanya.

Kapten putra Gary Hada mengatakan mencetak gol melawan tim yang lebih berpengalaman merupakan suatu prestasi.

“Mengingat fakta bahwa semua pemain ini masih sangat baru dalam olahraga ini, sebagai kapten mereka saya sangat bangga melihat mereka tampil terbaik melawan klub rugby dan provinsi lain, beberapa di antaranya memiliki perwakilan tim nasional PNG,” katanya. dikatakan.

Kami tahu level permainan kami belum mencapai titik tersebut.

Organisasi Bangsa-Bangsa Melanesia menunjuk Perdana Menteri Papua Nugini James Marab dan Perdana Menteri Fiji Chithiveni Rabuka pada bulan November. Utusan Khusus ke Indonesia dalam konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun di negara Asia Tenggara dengan penduduk asli Papua.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengunjungi Papua Nugini pada bulan Juli, dan kedua belah pihak berjanji untuk meningkatkan perdagangan lintas batas. Marape mengatakan Papua Nugini mengakui kedaulatan Indonesia atas wilayah Papua.

Indonesia juga menjanjikan 55 juta kina ($15 juta) untuk meningkatkan rumah sakit di Port Moresby, termasuk kamar mayat yang sangat penuh sesak. Indonesia juga akan menawarkan 2.000 beasiswa untuk belajar di perguruan tinggi dan universitasnya.