Optimalisasi Peran Jurnalis Dalam Pemberitaan Yang Positif

Semarak.News, Banda Aceh – Pembangunan daerah pedalaman dan perbatasan merupakan cikal bakalnya kemajuan di Indonesia,  akan tetapi  pembangunan tersebut tidak akan berjalan jika kurangnya peran “Media Massa” sebagai wadah pemberitaan. Media Massa  dinilai menjadi unsur terpenting sebagai saran tercepat dalam pemberitaan.

Wartawan sebagai mata masyarakat melalui berita-berita positif yang disajikan dinilai mampu membangkitkan semangat optimisme pembangunan. Oleh sebab itu Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia  bekerjasama dengan Harian Analisa mengadakan Workshop Jurnalistik dengan tema “ Optimalisasi Peran Jurnalis Dalam Pemberitaan Hasil Pembangunan Daerah Guna Memperkokoh NKRI” di Banda Aceh (30/1).

“Keterlibatan berbagai stakeholder termasuk media massa tidak dapat dinafikan, khususnya jurnalis dan media,” kata Kepala Perwakilan Harian Analisa Banda Aceh H Harun Keuchik Leumiek dalam diskusi peran media dalam berkontribusi untuk pembangunan daerah pedalaman dan perbatasan.

“Pembangunan daerah perbatasan merupakan poin ketiga dari program Nawacita dan menjadi visi dan misi Presiden Jokowi.” Di sana ditegaskan bahwa salah satu prioritas utamanya adalah membangun Indonesia dari pinggiran, tidak lagi terpusat di perkotaan,” kata Harun.

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber Bupati Bener Meriah Ahmadi SE, Ketua AJI Banda Aceh Adi Warsidi, Pemimpin Umum KBA.ONE Azhari SE, dan Khalisuddin selaku tokoh muda Gayo dan wartawan media cetak dan elektronik di Banda Aceh.

Dikatakan pembangunan daerah perbatasan sangat strategis dalam membangun suatu bangsa termasuk memperkokoh kedaulatan NKRI terutama mereka yang berada di perbatasan. Untuk itu keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan terutama memberitakan dan mengabarkan kepada khalayak, tentang keberhasilan pembangunan daerah di perbatasan. (DP)

TINGGALKAN BALASAN