Sorong, Semarak.News – Kurikulum kampus merdeka dan merdeka belajar menjadi konsentrasi dari Universitas Muhammadiyah (UM) Sorong untuk dapat diterapkan sesuai kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Untuk bisa menerapkannya tentu saja, kolaborasi dan kerjasama menjadi kunci utamanya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah (UM) Sorong, Iksan Badarudin, S.Pi.,M.Si menjabarkan, berbicara kampus merdeka dan merdeka belajar itu, kurikulum diarahkan untuk meningkatkan kompetensi lulusan mahasiswa, maka itu ada konsep tiga semester mahasiswa belajar diluar program studi (Prodi) basicnya.  “Ada tiga semester di luar prodi, dimana satu semester diluar Prodi, tapi masih dalam kampus sendiri, sedangkan dua semester lagi, mahasiswa itu belajar di luar Prodi dan di luar di perguruan tinggi lain atau home industry,” ucap Warek UM Sorong yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Perikanan ini.

Tujuan dari kampus merdeka dan merdeka belajar ini, kata Iksan, untuk pengembengan kompetensi mahasiswa lulusan perguruan tinggi. “Jadi kualitas lulusan tidak berbicara kemampuan akademik di Prodi sendiri, tapi juga memiliki kompetensi di bidang yang lain,” kata dia menerangkan.

Dengan sendirinya, sambung Iksan, berarti intinya perlu ada kolaborasi antara prodi yang satu dengan yang lain, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. “Tiga semester ini, setara dengan 60 satuan kredit semester, baik itu di dalam maupun di luar kampus. Itu yang diatur oleh Mendikbud,” tuturnya.

Ditanya soal bagaimana tanggapan mahasiswa, Iksan katakan kampus merdeka dan merdeka belajar ini, intinya sebenarnya adalah untuk kebebasan mahasiswa memilih, bila mahasiswa tersebut tidak ingin memilihpu tidak menjadi masalah. “Kalau memang dia tidak memilih juga tidak masalah,” papar Iksan.

Menyangkut anggaran , ditambahkan Iksan, menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Sementara  kurikulum yang nanti diterapkan tentu saja berkaitan dengan mitra dan kampus mana yang akan dituju.  “Jadi kita akan melakukan kerjasama dengan kampus lain dan mitra, sehingga pada saat mahasiswa memasuki dua semester di luar prodi dalam kampus dan di luar kampus itu, mereka bisa bermitra dan belajar di sana,” tandasnya.

Sumber: https://papuabaratpos.com/kolaborasi-dan-kerjasama-kunci-penerapan-kampus-merdeka/

LEAVE A REPLY