Kumurkek, Semarak.News – Dinas Pendiidkan Pemuda dan olah raga kabupaten Maybrat menggelar sosialisasi terkait ujian akhir sekolah dan ujian utama sekolah yang akan dilaksanakan di kabupaten Maybrat sesuai jadwal nasional. Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka oleh Sekretaris Pendidikan Kabupaten Maybrat, Hendrik Frasawi, S.Sos yang dihadiri 13 kepla sekolah SMP dan 59 kepala sekolah SD yang tersebar di kabupaten Maybrat dan pengawas sekolah Negeri, YPK dan YPPK di Aula Pertemuan Setda Maybrat Selasa, (10/3).

Hendrik Frasawi yang ditemui Papua barat Pos mengharapkan kepada kepala-kepala sekolah agar ujian sekolah maupun ujian nasional menjadi hal yang prioritas, sebab pelaksanaan ujian sudah dekat. “Tugas kami di dinas pendidikan adalah melakukan persiapan-persiapan seperti sosialisasi, pelaksanakaan dan evaluasi. Jadi jadwal, tahapan dan pelaksanaan ujian itu sudah disusun badan standar nasional pendidikan di Jakarta dan daerah tinggal menyesuaikan,”ujar Hendrik.

Dirinnya menyarankan kepada penyelenggara pendidikan agar jangan mengulangi kesalahan seperti tahun-tahun sebelumnya, artinya panitia rayon dan sub rayon tetap dibentuk agar mempermudah akses antara sekolah dan wilayah yang lebih dekat.

Soal ujian berbasis komputer atau manual, Hendrik katakan kabupaten Maybrat, belum menggunakan ujian berbasis computer, karena perangkat multi media, komputer, internet dan listrik belum ada. Namun akan diterapkan di satu sekolah percontohan di tiga wilayah besar yaitu Ayamaru, Aifat dan Aitinyo. “Sekolah yang mengikuti ujian di tahun ini sebanyak 59 SD dengan peserta ujian 695 orang, sedangkan SMP sebanyak 13 dengan jumlah peserta 371 orang,” tuturnya.

Dia berharap dengan mengacu kepada visi dan misi kepala daerah dan dinas pendidikan kabupaten Maybrat dimana terwujudnya mutu pendidikan yang prima, berkualitas, berkesenambungan adil dan merata.

“Ujian itu sendiri hanya mengukur persiapan kita selama satu tahun dalam proses belajar dan mengajar kita apakah mencapai hasil yang baik atau kurang baik, tetapi kami optimis bahwa untuk kabupaten Maybrat akan mencapai hasil ujian baik dan berstandar,”tandasnya.

Sementara Ketua panitia penyelenggaran ujian, Marlina Iek, S.Pd mengutarakan tujuan dilakukan kegiatan ini, untuk mensosialisasikan terkait tahapan ujian sekolah berstandar nasional untuk SMP dan ujian utama sekolah untuk jenjang SD, sesuai dengan petunjuk teknis dari dinas pendidikan provinsi. “Kami dari dinas sudah membentuk panitia ujian tingkat dinas yang melibatkan PSW YPK dan YPPK sedangkan panitia sekolah untuk SMP dan untuk SD ditentukan panitia di 12 sub rayon yang dibentuk untuk memersiapkan tahapan ujian nanti,” ucapnya.

Ujian akhir sekolah bagi SMP akan dilaksanakan 30 Maret 2020-4 April 2020, nilainya akan dikirim melalui Dapodik sekolah dan ujian utama 20-24 April 2020. Sedangkan untuk jenjang SD pelaksananya ujian akhir sekolah dari tanggal 20-24 April 2020, sedangkan ujian sekolah utama dari tanggal 4-6 Mei 2020.

Sumber: https://papuabaratpos.com/72-kepsek-smp-dan-sd-di-maybrat-ikut-sosialisasi-tahapan-us-dan-un/

LEAVE A REPLY