Puluhan aparat TNI dan Polri menjaga ketat Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Kota Surabaya. Penjagaan ini bertepatan dengan HUT Manifesto Papua Barat ke-58, yang jatuh pada 1 Desember, Minggu (1/12).

Pantauan di lokasi, aparat gabungan tersebut bersiaga melakukan penjagaan pada radius 50-100 meter di sekitar asrama.

Selain personel, nampak pula 5 truk militer terparkir tak jauh dari asrama. Jalan Kalasan juga ditutup, alhasi kendaraan umum, tak bisa mengakses jalan tersebut.

Salah satu penghuni Asrama Papua, Frans Pigai, mengatakan sejumlah aparat sudah berjaga di sekitar asrama yang ditempatinya, sejak pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

“Minggu, pukul 03.00 WIB pagi. Asrama kami di Surabaya mulai didatangi gabungan aparat militer, jumlahnya banyak, jalan pun diblokade,” kata Frans, kepada CNNIndonesia.com, melalui sambungan telepon.

Saat aparat gabungan datang, kata Frans, hanya ada lima orang penghuni di dalam asrama. Mereka pun mengaku terkejut dan merasa takut dengan kedatangan aparat tersebut.

“Kami yang ada dalam asrama sejak malam, kini pagi, 5 orang. Kami yang masih bertahan di asrama kami tertekan dengan kedatangan gabungan aparat negara dengan tujuan dan maksud yang tidak jelas,” ujar dia.

Frans menduga kedatangan aparat tersebut bermaksud untuk memantau situasi asrama di tengah peringatan HUT Manifesto Papua barat yang ke-58. Padahal ia bersama rekannya hanya beraktivitas seperti biasa.

“Jika kedatangan mereka karena hari kemerdekaan bangsa Papua, kami yang masih di asrama kami dipandang seakan tak punya sejarah sendiri,” ujarnya.

Memasuki sore, pantauan CNNIndonesia.com di lokasi sejumlah aparat gabungan berangsur mulai meninggalkan lokasi. Jalan Kalasan pun mulai dibuka kembali.

CNNIndonesia.com telah berupaya mengkonfirmasi maksud pengamanan ini ke Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. Namun yang bersangkutan belum memberikan responnya.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191201155147-20-453126/tni-polri-jaga-asrama-papua-di-surabaya-sejak-pagi-buta

LEAVE A REPLY