Jakarta, Semarak.news – Indonesia memiliki potensi panas bumi mencapai 29.000 MW yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Hingga kini, potensi tersebut baru termanfaatkan hanya sebesar lima persen.

“Mengingat dianugerahi potensi panas bumi sangat besar sekitar 29 gigawatt (GW). Tapi hingga saat ini pembangkit baru 1.494 megawatt atau lima persen dari total potensi,” tutur Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Archandra Tahar di Jakarta, Kamis (11/8).

Pemanfaatan potensi energi panas bumi yang begitu besar tidak dilakukan maksimal hingga saat ini. Hal ini dibuktikan dengan hasil produksi pemanfaatan sumber energi panas bumi hanya sebesar 1.494 MW atau lima persen dari 29.000 MW total potensi yang dimiliki Indonesia. Padahal Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia.

Kondisi itu menjadi pecut bagi Kementerian ESDM untuk terus meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan potensi panas bumi yang dimiliki alam Indonesia, tambahnya. Pihaknya menargetkan pemanfaatan energi panas bumi mencapai 7,2 GW yang akan direalisasikan pada tahun 2025 mendatang.

“Diharapkan dengan tiga trobosan itu akan mampu mengatasi permasalahan yang menghambat pengembangan panas bumi. Sehingga dapat memenuhi target pengembangan panas bumi 7,2 gigawatt pada 2025,” ujar Archandra.

Kemudian, tambahnya, masih banyak hambatan yang menghadang dalam rangka mengembangkan panas bumi di Indonesia. Kementerian ESDM berjanji akan terus berupaya untuk mengatasi semua permasalahan tersebut dengan melakukan koordinasi kepada pihak terkait.

“Hambatan yang ada insya Allah akan diurai pada kesempatan pertama. Kementerian ESDM akan mengambil insiatif dan aktif melakukan koordinasi agar persoalan yang selama ini ada dapat diurai dalam waktu tidak lama” ujarnya.

Sangat perlu inovasi cerdas untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Mengingat betapa pentingnya listrik bagi kehidupan masyarakat, karena berbagai aktivitas manusia saat ini sangat erat kaitannya dengan listrik.

Pemanfaatan potensi energi panas bumi ini mutlak harus dilakukan oleh pemerintah, karena kebutuhan energi kedepannya akan semakin banyak dan terus meningkat. Tidak ada cara lain bagi pemerintah selain memaksimalkan potensi sumber energi yang ada agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi listrik masyarakat.  (ADH)

LEAVE A REPLY