Oktober 23, 2021

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Fintech Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia – OpenGov Asia

Sektor jasa keuangan sedang mengalami transformasi yang cepat karena Covid-19 mempercepat pertumbuhan Fintech dan adopsi layanan perbankan digital pada tahun 2020. Menurut pengamat industri, kemajuan adopsi digital, yang biasanya memakan waktu lima tahun, terjadi dalam sepuluh bulan dari waktu ini.

Fintech kini menjadi pemain kunci di sektor jasa keuangan negara. Layanan keuangan digital pasca-epidemi alami yang baru, yang sering kali disediakan oleh FinTech, menggerakkan komunitas bisnis untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dari para penduduk asli digital dan pengguna ponsel pintar di Indonesia dan negara-negara tetangganya.

Departemen Teknologi Informasi atau FinTech a Penggerak Dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia. Dia mencatat bahwa peluang Fintech ditentukan oleh jumlah dan ukuran pendanaan yang tersedia.

Pada Agustus tahun ini, Fintech Credit Services mencapai 27,2 juta orang atau 10% dari populasi. Berdasarkan Kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika. Apalagi tahun lalu sektor tersebut meminjamkan Rp14,95 triliun, menjadikan Indonesia sebagai negara ASEAN kedua tersukses dalam menarik investasi Pintech, setelah Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Investasi di Indonesia sekitar US$ 178,48 juta atau sekitar 20% dari total investasi Fintech ASEAN. Kementerian menemukan bahwa skor perusahaan fintech di Indonesia menguat dari segi pendanaan, mulai dari pra-seri dan maju di tahap awal dan akhir.

Juga, Menteri Dikatakan Pemain di bidang financial technology masih memiliki banyak potensi karena segmen tertentu dari populasi belum memiliki akses yang optimal ke layanan perbankan modern. Mengutip Fintech Industry Outlook dalam studi Asia Tenggara, ia memperkirakan 50% penduduk di enam negara ASEAN masih belum memiliki rekening bank atau tidak memiliki bank sama sekali.

“Perusahaan yang dianggap sehat dan berkualitas terbaik bisa mendapatkan peringkat lebih tinggi pada putaran pendanaan berikutnya, sedangkan perusahaan di sisi lain spektrum akan sulit menarik investasi untuk melancarkan upaya pemulihan,” tambah menteri.

READ  Softbank Ventures Asia memimpin Fintech OY dalam putaran $ 30 juta! Indonesia

Apalagi, industri FinTech masih dirundung masalah digital, antara lain penipuan, sniffing informasi, dan skema money laundering yang mengharuskan para penjahat mentransfer uang korban ke rekening orang lain. Kementerian telah mengusulkan langkah-langkah pencegahan untuk memperkuat lingkungan ekonomi digital Indonesia dan memastikan pertumbuhan industri Pintech.

Sebelum OpenGov Asia Laporan Terkait dengan perkembangan sektor keuangan. Sekitar tiga dekade lalu, bank mulai mengadopsi saluran digital seperti telepon, SMS dan / atau mobile banking, yang menjadi pembayaran digital “biasa”. Sekarang ekonomi digital mendorong pertumbuhan seluruh sektor teknologi Indonesia, warga Indonesia harus menggunakan pembayaran digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Terlepas dari pertumbuhan besar-besaran dalam adopsi smartphone dan meningkatnya permintaan untuk perbankan digital, sebagian besar negara terus sangat bergantung pada uang. Beberapa orang Indonesia tidak memiliki rekening bank, membuktikan bahwa uang masih diperlukan untuk mengumpulkan dana. Uang juga tertanam kuat dalam ekonomi banyak pasar maju.

Oleh karena itu, perusahaan teknologi kini menawarkan layanan keuangan digital baru. Tren tersebut dipercepat ketika epidemi Pemerintah-19 mulai membatasi pergerakan orang pada awal 2020.

Pada akhirnya, Indonesia akan sangat diuntungkan dari revolusi digital. Untuk memastikan pertumbuhan sektor publik dan swasta di negara ini Prioritas Berinvestasi dalam teknologi digital untuk meningkatkan infrastruktur, memperluas penetrasi, dan meningkatkan produktivitas. Dampak ekonomi yang dihasilkan – $ 150 miliar per tahun pada tahun 2025 – sangat tidak dapat diatasi. Menerapkan strategi digital yang komprehensif akan membantu bisnis Indonesia berkembang di era digital dan membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.