Dukung Program GERMAS, Ini Anjuran dan Larangan

Alor-Semarak.News, Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), adalah program Pemerintah Pusat (Pempus) yang sedang diimplementasikan kepada masyarakat melalui dinas teknis. GERMAS merupakan suatu tindakan yang sistematis dan terencana, yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup sehat.

Kegiatan sosialisasi Program GERMAS di Kompleks Kantor Camat Alor Tengah Utara

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya, adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Ini dikarenakan kita sementara mengalami transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes, gagal ginjal dan lain sebagainya.

Dampak dari meningkatnya PTM seperti biaya pelayanan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah. Menurunnya produktivitas masyarakat dan menurunnya daya saing yang pada akhirnya mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat itu sendiri.

Untuk mendukung program GERMAS, Istonia Waang, SKM selaku Tim Pelaksana Dinas Kesehatan Provinsi NTT beserta beberapa tim lainnya melakukan sosialisasi yang dilakukan di Kompleks Kantor Camat Alor Tengah Utara (ATU) pada (13/12-18).

Sosialisasi dibuka Bupati Alor Drs. Amon Djobo dan dihadiri kader Puskesmas/Pustu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pelajar. Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan melakukan senam pagi sehat, praktik cara mencuci tangan yang benar sebagai wujud peningkatan edukasi hidup sehat. Ini ditandai dengan penandatanganan komitmen hidup sehat.

Bupati Alor Amon Djobo menyatakan mendukung program GERMAS. Amon Djobo menyatakan program PAKET AMIN JILID II yakni Alor KSP (kenyang, sehat dan pintar) merupakan bentuk implementasi dalam rangka mendukung program GERMAS. “Saya berharap para pekerja kesehatan terus menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di seluruh kecamatan di kabupaten Alor,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor dr. Maya Laumuri menyatakan, GERMAS merupakan program Presiden RI Joko Widodo yang telah dicanangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor sejak tahun 2017 lalu. Maya menyebutkan, ini gerakan hidup masyarakat yang dimulai dari kesadaran dan kemauan masyarakat untuk menjalankan belajar hidup sehat.

Dokter Maya menyatakan, ada beberapa anjuran dan larangan untuk dilakukan dalam kaitan hidup sehat yakni mengkonsumsi sayur dan buah, melakukan aktivitas fisik, memeriksa kesehatan secara rutin, tidak merokok, membersihkan lingkungan, menggunakan jamban sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol. “Merokok memang hak setiap orang tetapi harus menghargai orang lain yang tidak merokok. Contoh, tidak merokok dalam ruangan atau tidak boleh merokok dekat orang yang tidak perokok,” ungkapnya.

Dokter Maya menyarankan, setiap kali makan makanan setidaknya ada buah-buahan, karena didalam buah buahan itu terkandung gizi yang tidak terdapat di menu-menu lainnya. “Masyarakat juga wajib memeriksakan kesehatan secara rutin pada fasilitas kesehatan minimal sebulan sekali,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pendeta Samu Gerimu juga menyampaikan tips hidup sehat menurut pandangan teologis. Pendeta Samu menyatakan, kita sering kali memandang kalau kita sakit karena kuasa gelap dan sebagainya.

“Kita belajar dari kitab suci Alkitab mulai dari kejadian sampai wahyu. Mulai dari penciptaan langit dan bumi serta seisinya. Disitu, manusia diciptakan oleh Allah dan diberi kemampuan untuk mengelola setiap potensi yang ada di bumi untuk kehidupannya,” ucap Pendeta Samu.

Ia menjelaskan, Allah menjamin kehidupan manusia dengan mengelola seisi bumi untuk kehidupannya. Allah menciptakan manusia beda dengan hewan karena manusia diciptakan sesuai gambar Allah dan diberi hikmat pengetahuan untuk mengelola seisi bumi untuk kesehatannya, dengan cara mengelola tumbuh-tumbuhan yang ada di atas bumi.

Ketua Panitia Sosialisasi Program GERMAS Noi A Maiateng,S.Tr, Keb menyatakan, gaun tentang hidup sehat bukan suatu hal yang baru. Sebab sesungguhnya program ini telah diimplementasikan sejak Tahun 1999, ketika Amon Djobo menjabat sebagai Camat Alor Timur (Altim).

Noi Maiateng mengatakan, ketika itu program tersebut dinamakan Gerakan Jambanis. “Ketika itu, sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program tersebut, ditandai dengan melakukan pemotongan jari. Disana juga dilakukan gerakan tanam tanaman holtikultura sebagai buah dan kacang-kacangan,” katanya.

Noi Maiateng berharap, kegiatan ini harus terus berlanjut demi terwujudnya generasi Alor yang sehat, dengan memanfaatkan semua media yang ada untuk membaca, menulis serta melakukan gerakan-gerakan lainnya dalam mendukung program GERMAS.

Untuk diketahui, tujuan dari kegiatan tersebut agar masyarakat dapat berperilaku hidup sehat. Dengan demikian kesehatan akan tetap terjaga, produktif, lingkungan yang bersih serta dapat mengurangi biaya berobat. Sosialisasi tersebut dilakukan juga penyediaan pangan dan percepatan perbaikan gizi serta peningkatan pencegahan deteksi dini. (joka)

TINGGALKAN BALASAN