Mei 18, 2024

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Cadangan devisa Indonesia turun menjadi $140,4 miliar pada Maret 2024 karena pembayaran utang luar negeri

Cadangan devisa Indonesia turun menjadi $140,4 miliar pada Maret 2024 karena pembayaran utang luar negeri

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2024 meningkat menjadi US$140,4 miliar, meski turun dibandingkan akhir Februari 2024 sebesar US$144,0 miliar. Asisten Gubernur Departemen Komunikasi Erwin Hariono mengatakan penurunan cadangan devisa, pembayaran utang luar negeri pemerintah, ekspektasi kebutuhan likuiditas valas korporasi, dan perlunya stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian. pasar keuangan global. Cadangan devisa setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor, jelasnya dalam keterangannya. Dikutip pada Minggu, 7 April. Erwin mengatakan Bank Indonesia menilai cadangan devisa dapat mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa cukup dengan didukung stabilitas dan prospek perekonomian nasional yang terjaga. Hal ini sejalan dengan koordinasi bauran kebijakan yang diambil Bank Indonesia dan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tag: Kewangan Bank Indonesia Udang Luar Negeri Katangan Tewisa

READ  Proyek biodiesel B40 Indonesia menghadapi penundaan baru karena harga sawit