Berat Badan Terkendali, Ridwan Kamil Turun Tanpa Cidera

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Bandung, Semarak.News –  Terkunci di toilet bisa saja dialami oleh siapapun, tapi bagaimana ya jika yang terkunci itu adalah seorang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil?

Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (13/9/2018) di Kantor Dekrasnada Jawa Barat di sela kegiatan untuk menjemput sang istri makan siang bersama.

“Jadi saya ingin ke toilet, saya masuk. Pas saya masuk, handle-nya rusak, diputer ke kiri enggak ngaruh, diputer ke kanan enggak ngaruh, dibetot malah jebol, berlubang sedikit,” kata Kang Emil di Kantor MUI Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).

Setelah terkurung di dalam toilet kurang lebih selama lima menit, Emil kemudian berusaha mencari jalan keluar melewati lubang pada bagian atas pintu toilet. Teringat kejadian di salah satu film luar negeri, Emil memanfaatkan ember yang ada sebagai pijakannya untuk mencapai lubang tersebut.

“Untung ada lubang sedikit, saya inget Film Macgyver. Ada ember, embernya penuh air saya balikin. Embernya jadi tetecean (tangga), karena ribut jadi banyak yang lihat pas keluar,” katanya.

Kang Emil juga menegaskan bahwa bukan dirinyalah yang merancang desain toilet tersebut.

“Saya mendesain wajahnya saja, depannya saja, dalamnya saya enggak desain. Catat, saya mendesain depannya saja, yang gentingnya. Cukup, cukup,” kata dia.

Sebelumnya telah beredar foto Kang Emil terjebak di salah satu toilet yang juga diunggah oleh istrinya sendiri, Atalia Praratya, di akun media sosial Instagram miliknya Kamis (13/09/2018).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melompat dari kamar mandi setelah terkurung selama limamenit (sumber: Instagram Atalia Praratya)

“Kejadian heboh hari ini. Kang Emil terkunci di kamar mandi. Handle pintu rusak. Waduh. Alhamdulillah jaman kecilnya suka naik pohon jambu. Aman. Bisa lompat manjah. Kabar baiknya, kalau masih bisa teterekelan, berarti berat badan Pak Gubernur masih terkendali, iya kan?” tulisnya.

Di balik semua kejadian pasti ada hikmah yang dapat diambil, begitu pula dengan Kang Emil. Ia masih bersyukur memiliki berat badan yang ideal sehingga masih mampu untuk dapat meloncat pada lubang pintu dengan selamat tanpa cidera. (FG)

TINGGALKAN BALASAN