Kabar duka dari dunia bola, Emiliano Sala

0
118

Emiliano Sala

Jakarta, Semarak News – Pesawat kecil N264DB itu membawa pesepakbola asal Argentina, Emiliano Sala, 28 tahun, dan pilot David Ibbotson, 59, dari Nantes, Prancis barat laut, menuju Cardiff.
Perjalanan dilakukan setelah dua hari sebelumnya Sala menyelesaikan proses kepindahannya dari klub Nantes, Prancis ke klub Liga Primer Inggris, Cardiff City. Pesawat terjatuh di Selat Inggris pada 21 Januari setelah terbang dari Nantes menuju ke Cardiff City.
Sala sedianya dijadwalkan pada 21 Januari dan bergabung latihan bersama klub barunya tersebut sehari setelah tiba. Namun, pesawat yang ditumpanginya sempat hilang kontak di lepas pantai Pulau Guernsey yang merupakan teritori Inggris.

Pada Minggu (3/2) pihak pencari privat berhasil menemukan lokasi pesawat di dasar perairan Selat Inggris itu. Proses pencarian lebih lanjut dan evakuasi kini berada di bawah kendali AAIB (Divisi Kecelakaan Udara Britania Raya).
Pencarian itu dilakukan dengan menggunakan peralatan canggih seperti sonar dan perangkat selam yang dilengkapi kamera – untuk memastikan keberadaan bangkai pesawat itu.
Dengan menggunakan kamera video yang direkam menggunakan pengendali jarak jauh (ROV), tim pencari akhirnya menemukan sesosok jenazah di balik reruntuhan pesawat. Namun, tidak jelas identitas tubuh tersebut antara Sala atau pilot pesawat David Ibbotson.

Untuk itu, pihak AAIB berupaya melakukan upaya maksimal untuk mengangkat tubuh dalam bangkai pesawat di dasar perairan Selat Inggris itu.

AAIB juga berencana segera mengangkat jenazah yang diduga Sala dan Ibbotson di dalam bangkai pesawat tersebut. Selain itu, mereka juga akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk menemukan penyebab terjadinya kecelakaan itu.
Penyerang 28 tahun itu sampai di Cardiff pada Senin (21/1) setelah menandatangani kontrak pada Sabtu (19/1). Pemain asal Argentina itu dijadwalkan menjalani latihan perdana pada Selasa (22/1).

Ia dikabarkan terpaksa menaiki pesawat baling-baling tersebut karena sudah diatur pihak agennya meski Cardiff sudah menawarkan penerbangan komersial. Namun nahas, pesawat Piper Malibu yang ditumpanginya jatuh ke Selat Inggris.
Dilansir dari Guardian, Nantes tetap meminta pembayaran termin pertama dari Cardiff kendati Sala diyakini meninggal dalam pesawat tersebut.

Nantes disebut telah mengirimkan surat agar The Blue Birds segera melunasi termin awal dari sejumlah termin pembayaran transfer. Jika tak memenuhi hal tersebut, klub Ligue 1 Prancis itu dikabarkan akan mengambil langkah hukum.

Di lain pihak, Cardiff bukan berarti enggan membayar uang transfer kepada Nantes. Namun, saat ini klub tersebut lebih dahulu ingin memprioritaskan tragedi kecelakaan yang menimpa pemain anyarnya tersebut. (S)

LEAVE A REPLY