FKPD dan Masyarakat Kepri Sepakat Pertahankan NKRI Melalui Deklarasi Cinta Damai

FKPD dan Masyarakat Kepri Bergandengan Tangan Pasca Menandatangani Deklarasi Cinta Damai [foto: RDN/ Semarak.News]

Batam, Semarak.News – Akhir-akhir ini, bangsa Indonesia sedang menghadapi permasalahan yang sangat kompleks. Adanya isu-isu SARA yang saat ini sedang berkembang di masyarakat membuat suatu wilayah menjadi kurang kondusif. Tak hanya isu SARA, informasi hoax atau hanya informasi tanpa kebenaran juga marak bermunculan di media sosial, untuk itu Gubernur dan FKPD beserta masyarakat Kepri berkomitmen untuk menjaga NKRI agar tidak terpecah belah dan terprovokasi adanya informasi yang tidak berdasarkan fakta.

Komitmen Gubernur dan FKPD beserta masyarakat Kepri tertuang pada Deklarasi Cinta Damai yang berlangsung di Planet Holiday (23/11). Adapun isi dari deklarasi cinta damai tersebut sebagai berikut:

Gubernur Kepulauan Riau dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah bersama seluruh elemen masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dengan ini kami menyatakan:
I. Setia pada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
II. Tetap menjaga ke Bhinekaan dengan menghargai perbedaan suku,bangsa ,agama, dan ras demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang damai untuk menjaga keutuhan NKRI .
III. Menolak segala bentuk faham yang anti Pancasila dan UUD 1945.
IV. Menolak dan menentang segala bentuk tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan perpecahan dan perselisihan di masyarakat dan mengancam kedaulatan NKRI
V. Mengamalkan dan mengemban nilai-nilai luhur Pancasila sebagai landasan moral dan etika dalam membangun peradaban bangsa dan negara.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengajak seluruh elemen yang ada di Kepri untuk menjaga kekondusifan Kepri, “Marilah membangun Kepri penuh dengan suasana kekeluargaan dan menciptakan Kepri aman dan kondusif agar tercipta Kepri yang maju di masa depan”.

Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian juga kembali mengingatkan agar masyarakat tidak ikut-ikutan jika ada demo di Jakarta tanggal 2 Desember mendatang. “Kami menghimbau agar masyarakat Kepri tidak terprovokasi dengan isu-isu adanya demo 2 Desember, makannnya pada tanggal 21 November kemarin kami Polda Kepri mengeluarkan maklumat tentang aturan penyampaian pendapat di muka umum”, tegas Polisi bintang satu ini.

Acara yang dihadiri kurang lebih 500 an orang ini juga dihadiri oleh berbagai LSM yang ada di Kepri khususnya Batam. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN