Ahok Tetap Jadi Calon Gubernur Nomor Urut 2

[sumber: merdeka.com]

Jakarta, Semarak.news – Bareskrim Polri telah menetapkan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka. Namun penetapan Ahok sebagai tersebut tidak menggugurkan karir politiknya sebagai Calon Gubernur nomor urut 2.

“Beliau tidak gugur sebagai calon gubernur. Tetap bisa melanjutkan seluruh proses tahapan Pilkada,” ujar Sumarno Ketua KPU DKI Jakarta, Rabu (16/11).

Menurut Soemarno, seorang Calon Gubernur dinyatakan batal dalam pencalonan gubernur apabila dipidana setidaknya selama lima tahun penjara. Berdasarkan pasal 88 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

“Ada beberapa hal yang menyebabkan calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah diberikan sanksi berupa pembatalan. Antara lain kalau yang bersangkutan dinyatakan bersalah dan diputus pengadilan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun atau lebih,” kata Sumarno dikutip Kompas.

Selang beberapa jam setelah Ahok ditetapkan sebagai tersangka, pos pemenangan Ahok atau sering disebut sebagai Rumah Lembang langsung menggelar konferensi pers. Terkait sikap partai pendukung Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta ini.

“Kami tidak akan mengubah sikap. Kami terhadap penetapan ini karena walaupun Pak Ahok ditetapkan jadi tersangka pencalonan dia sebagai Gubernur DKI tidak akan hilang,” kata Trimedya Panjaitan Ketua DPP PDIP dikutip Detik, Rabu (16/11)

Ditempat berbeda perwakilan dari Partai Golkar menyuarakan hal yang sama.

“Golkar akan maju terus, tidak tengok kanan kiri. Tetap maju jalan terus,” kata Fayakhun Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta melalui Kompas, Rabu (16/11). [RP]

TINGGALKAN BALASAN