Pemuda Muhammadiyah Hargai Proses Hukum Ahok

Mahyiddin Abdullah, SE [Foto: bawaslu.go.id]

Makassar, Semarak.News – Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan menyatakan tanggapannya terkait Aksi Bela Islam II pada 4 November lalu di Jakarta. Saat itu ada 3.700 massa dari Muhammadiyah yang turut serta dalam aksi yang dilaksanakan secara tertib dan aman tersebut.

“Dalam pelaksanaan aksi tersebut secara garis besar umat Muslim hanya menggunakan hak konstitusionalnya dalam menyampaikan aspirasinya berdasarkan aturan yang ada untuk menuntut saudara Ahok agar diproses secara hukum dan bukan menuntut untuk dipenjarakan sehingga apapun hasil dari proses hukum tersebut akan kami hormati.” Ujar Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Mahyiddin Abdullah, SE. Saat ditemui di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan (8/11).

Angkatan Muda Muhammadiyah secara resmi sudah melaporkan kasus penistaan agama oleh Ahok ke pihak berwajib dan mereka dipanggil sebagai saksi pelapor. Oleh karena itu Muhamaddiyah dalam hal ini mengormati proses hukum yang ada dan menunggu hasil keputusan hukum.

Mereka akan selalu memantau proses hukum yang berlangsung agar tidak dipelintir ataupun dipermainkan, jika hal itu sampai terjadi umat Islam termasuk Muhammadiyah tidak akan bisa dibendung dan akan melakukan aksi serupa.

“Terkait aksi yang berlangsung di Jakarta, kami menyayangkan tindakan Presiden yang tidak mau menemui demonstran, selain itu konferensi pers yang dilakukan juga menimbulkan kegaduhan dan polemik baru dengan menuduh adanya aktor politik yang menunggangi aksi tersebut. Seharusnya jika benar adanya aktor politik yang menunggangi, Presiden harus menggungkap aktor tersebut sehingga tidak memunculkan isu baru di tengah masyarakat.” Imbuhnya.

Mereka meminta semua pihak terutama pemerintah dan aparat penegak hukum untuk tidak curiga secara berlebihan terhadap umat muslim yang melakukan aksi tersebut karena tuduhan tersebut akan menimbulkan permasalahan baru.

Presiden juga diharapkan tidak melindungi Ahok dalam proses hukumnya. Jika memang benar adanya indikasi bahwa presiden melindungi Ahok maka sama saja Presiden telah mempertaruhkan kedudukannya.(WYN)

TINGGALKAN BALASAN