Pennsylvania, Semarak.news. Toko senjata yang beralamatkan di 750 S. Hazzard Road, Jackson Center, Pennsylvania memasang iklan di agen koran lokal menuai kecaman. Pemilik toko, Paul Chandler (54) bahwa ia tidak akan berbinis dengan orang Islam dan para pendukung Hillary Clinton termasuk pendukung Presiden Barack Obama.

Ia berargumen bahwa Clinton hanya akan mematikan bisnisnya, “Ini adalah inkrimentalisme, Clinton hanya akan mereduksi peredaran senjata dan dia akan terus melakukannya hingga peredarannya hilang.” Ungkapnya geram ketika diwawancarai oleh kontributor ThinkProgress.

Kebenciannya pun memuncak saat Presiden Obama melegalkan jual beli senjata api kepada warga muslim. “Mereka ingin menghancurkan Amerika, mereka ingin merusak gaya hidup Amerika. Ia terus melegalkan datangnya orang Islam, agama yang secara nyata memusuhi kita. Di sini saya tidak melayani mereka.”

Anggapannya itulah yang mendasari tulisan

Please NO Muslims or Hillary Supporters – We do not feel safe seling to terrorist!

Hukum di Amerika melegalkan bagi siapa pun yang memenuhi syarat untuk mengakses senjata api. Namun hal yang bertentangan dengan UU Hak Sipil tahun 1964 adalah penggunaan fasilitas umum untuk mendiskriminasikan agama.

Sebelumnya, pada 2015 Council on American-Islamic Relations (CAIR) menuntut salah satu toko senjata api yang menulis “Muslim Free Zone” atau Zona Bebas Muslim di toko mereka.

Chandler sendiri beranggapan bahwa apa yang ia tulis tidaklah melanggar hukum, “Kami memiliki kewajiban untuk tidak menjual senjata api kepada siapa pun yang kami rasa bertendensi melakukan  akan tindak kriminal atau kegiatan ilegal dengan senjata api milik kami.”

Tidak hanya iklan yang menuai knotroversi, di akun Facebook milik Altar Firearm pun terdapat beberapa gambar yang menyudutkan kaum Muslim sebagai teroris.

Indonesia sendiri pun rawan akan senjata ilegal dan senjata rakitan yang digunakan dalam kasus separatisme. Tidak peduli pemerintah Amerika ataupun Indonesia, setiap ancaman bersenjata perlu diwaspadai. Salah satunya adalah dengan memperketan peredaran senjata api maupun senjata-senjata lain yang baru-baru ini beredar di pasaran.

TINGGALKAN BALASAN