Pentingnya Peran Pemuda dalam Kontestasi Politik di Provinsi Banten

Ilustrasi

Serang, Semarak.news – Keterlibatan secara aktif setiap warga negara dalam setiap dinamika politik sebagai bentuk dari partisipasi politik merupakan syarat utama dari sistem politik yang demokratis.

Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017.  Pengundian Nomor urut pasangan calon yang dilaksanakan oleh KPU (25/10/2016) di Hotel Marbella Anyer membuat kontestasi politik di Provinsi Banten kian terasa.

Saiful Bahri (Komisioner KPU) memberikan sosialisasi kepada Mahasiswa
Saiful Bahri (Komisioner KPU) memberikan sosialisasi kepada Mahasiswa

Mengutip perkataan Ilmuan Politik asal Amerika, Samuel Huntington yang menjelaskan bahwa Generasi muda memiliki keterlibatan partisipasi politik dalam setiap proses dinamika politik di suatu wilayah.

KPU menggandeng para Pemilih muda dalam membantu proses pelaksanaan Pilkada Banten 2017 agar berjalan dengan lancar dan efisien.

Acara sosialisasi dalam rangka meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pilkada Banten 2017 oleh KPU (27/10/2016), telah melibatkan mayoritas elemen mahasiswa yang tergolong dalam pemilih pemula.

Acara tersebut diselenggarakan di salah satu Universitas Swasta di Kota Serang, Provinsi Banten.

“KPU memilih pemilih pemula untuk dijadikan segment dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat akan pentingnya peran masyarakat dalam proses politik” ungkap Saiful Bahri (Komisioner KPU).

Dengan memanfaatkan era globalisasi saat ini, KPU berharap kepada mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam sosialisasi Penyelenggaraan Pemilhan Gubernur melalui Media sosial.

“Pemilih pemula yang mayoritas duduk di Bangku SMA dan Perkuliahan diharapkan mampu melakukan fungsi penyebaran informasi Pilkada melalui Media sosial” ungkap Saiful Bahri.

Dengan menjunjung tinggi integritas dan kesadaran etis, peran anak muda dalam proses politik akan mampu mengubah budaya politik yang buruk seperti Money Politics (Politik Uang).

“Pemilih pemula akan menjadi speaker yang baik agar Pemilihan Gubernur Banten berkualitas” jelasnya.

Kuantitas pemilih pemula yang tergolong tinggi di provinsi Banten, yaitu sebanyak 20% dari total masyarakat Banten berpotensi untuk menjadi penentu dinamika politik dan kekuasaan di Indonesia khususnya di Banten.

Dalam perspektif demokrasi, politik sejatinya adalah suci. Tujuan dari politik adalah untuk membawa kesejahteraan secara adil dan makmur bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bukan semata-mata politik hanya menjadi kepentingan golongan dan kelompok yang telah menyalah gunakan politik.

“Pemilih pemula merupakan agent of change yang berperan untuk mengubah dunia politik khususnya Provinsi Banten untuk menjadi lebih baik” pungkasnya.

Peran Pemuda diharapkan mampu mewarnai dunia perpoltikan di Negara Indonesia khususnya provinsi Banten menuju ke arah yang lebih baik.

TINGGALKAN BALASAN