4 Kecamatan di Gorontalo Terkena Banjir, 1.500 Rumah Terendam

Gorontalo, Semarak.news – Sejak Selasa (25/10) siang hingga malam kemarin Kabupaten Gorontalo mengalami hujan yang sangat lebat, Hal tersebut membuat banjir melanda daerah ini, BNPB menyebutkan ada 1.500 rumah terendam karena banjir ini.

“Sekitar 1.500 rumah terendam banjir setinggi 50-100 centimeter. Warga terpaksa mengungsi ke Gedung Kasmas dekat Kantor Bupati,” tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Banjir disebabkan karena meluapnya empat sungai secara bersamaan, sungai tersebut yaitu Sungai Boyonga, Sungai Marisa, Sungai Meloopu, dan Sungai Bulota. Sejak pukul 18.30 WITA SelasWarga Mengungsi [sumber:dok.bnpb]a (25/10) kemarin, empat kecamatan telah terendam, yaitu Kecamatan Limboto, Limboto Barat, Pulubala, dan Tolonguhula Kabupaten Gorontalo.

 

 

Kondisi topografi yang perbukitan dan pegunungan dengan dataran yang pendek jadi alasan utama Sulawesi menjadi daerah yang rawan terjadi banjir bandang. Selain itu, kondisi morfologinya Sulawesi mudah terjadi banjir bandang dan longsor saat hujan.

 

BPBD Kabupaten Gorontalo menyebutkan sebanyak 94 KK di Kecamatan Tolongohula mengungsi. Banjir menyebabkan banyak areal sawah yang terendam dan bahkan terjadi longsor dibeberapa tempat. Banjir juga menyebabkan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan seperti rumah sakit, puskesmas, kantor, jalan dan jembatan. [ALI]

TINGGALKAN BALASAN