Gelar Aksi Mogok Kerja, Manajemen Freeport Temui Para Pekerja Grasberg

Tambang Grasberg, PT Freeport [sumber: anisavitri.wordpress.com]

Timika,Semarak.News- Manajemen PT Freeport Indonesia menemui ribuan pekerjanya di area tambang terbuka Grasberg (Grasberg Operation Department) di Tembagapura, Mimika, Papua. Pertemuan itu dilakukan guna melakukan langkah negosiasi dengan para pekerja terkait aksi mogok kerja untuk menuntut kesetaraan pembagian bonus dengan pekerja yang bekerja di bagian bawah tanah (underground) dan pabrik pengolahan Mil 74.

“Hari ini manajemen dari Jakarta datang menemui pekerja di Grasberg. Semua pekerja tambang Grasberg dari kru satu sampai kru empat dengan jumlah 800-1.000 orang hadir lengkap beserta Sudiro selaku Ketua PUK SPSI Freeport dan tim yang juga hadir dalam pertemuan tersebut,” ujar Tri Puspita selaku Anggota Tim Advokasi PUK SP-KEP SPSI PT Freepot Indonesia. Ia juga mengatakan bahwa aksi mogok kerja di Grasberg sudah memasuki hari ke enam sejak 28 September 2016. Disinyalir aksi mogok kerja tersebut lebih disebabkan adanya miskomunikasi bahkan menjurus pada krisis kepercayaan antara bawahan dengan pimpinan di lingkungan unit kerja tersebut.

Walaupun terjadi aksi mogok kerja, Tri Puspita memastikan aktivitas produksi PT Freeport Indonesia tetap berjalan normal mengingat aksi tersebut tidak mempengaruhi unit kerja lain seperti tambang bawah tanah, pabrik pengolahan, dan lainnya. Meski begitu, aksi mogok kerja tersebut tetap mempengaruhi total produksi perusahaan meskipun tidak signifikan.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang, meminta manajemen Freeport dengan pihak pekerja bisa mencari win-win solution agar permasalahan tersebut tidak sampai berkepanjangan dan merambah ke unit-unit kerja lainnya.

TINGGALKAN BALASAN