Word Division Brand Sepatu Lokal Kreasi Anak Bangsa yang Sedang Melejit Dipasaran

Sumber : akun Instagram word_division

Bandung, Semarak.news – Word Division adalah sepatu lokal asal Bandung yang sedang eksis di kalangan anak muda belakangan ini.tingginya peminat terhadap sepatu ini membuat sepatu ini dijuluki barang ghaib karena konsumen susah mendapatkannya, untuk mendapatkan sepatu ini perlu perjuangan yang ekstra karena sepatu Word Division sengaja dibuat limited edition dengan jumlah yang sedikit <50 pasang sepatu setiap tipe , sepatu yang melejit di pasaran lokal ini adalah kreasi anak  muda Bandung bernama Rizki Ferdinan.

Kata “Word” sendiri berasal dari bahasa tidak resmi kaum afrika-amerika yang berarti keren atau bagus. Sementara “Division” artinya divisi. Kalo dari segi bahan, tiap sepatu Word Division punya kombinasi bahan yang berbeda-beda tergantung model. Tapi secara garis besar, bahan yang digunakan kanvas premium, kulit asli, suede kulit asli, dan terkadang kulit sintetis untuk bagian tertentu.

Awal pertama muncul brand ini kurang peminatnya, namun setelah beberapa tahun kemudian Word Division mulai eksis di kalangan anak muda. Hal itu tidak terlepas dari keluarnya sepatu yang mirip degannya  yaitu sepatu yang diciptakan oleh Ian Corner.

Ian Corner adalah seorang desainer asal Amerika yang mengubah sepatu vans old skool menjadi brand nya sendiri yang diberi nama Revenge Strom. Ian Corner hanya mengubah Jaz Stripe nya dan Halpatchnya saja. Jaz stripenya diubah seperti menyerupai petir dan helpatchnya diubah menjadi off the shit. Harga Revenge Strom sendiri sangatlah mahal, harganya mencapai 9000k di reseller, sedangakn sepatu Word Division ada di kisaran 300k-500k.

Karena kemiripan antara Word Division dan Revenge Storm, Ian Corner pernah berkomentar pada akun instagram milik Word Division dan berkata bahwa Word Division adalah tiruan/kw Revenge Strom, padahal tidak Word Division lebih dulu lahir ketimbang Revenge Strom milik Ian Corner. Word Division ada semenjak tahun 2015 sedangkan Revenge Strom baru mulai membuat sepatu tersebut di tahun 2018. (RNRP)

 

TINGGALKAN BALASAN