Pailelang, Semarak.News | Seperti kata Bupati Alor Drs. Amon Djobo. “Kalau dulu, orang sebut tentara – polisi sangat identik dengan peperangan. Orang paling takut kalau omong tentara – polisi. Tetapi sekarang, pola itu sudah berubah. Sekarang mereka berperang melawan isolasi-isolasi fisik demi kesejahteraan masyarakat,”.

Hal yang sama juga dikatakan Perwira Seksi Teritorial Kodim 1622/Alor Kapten Inf Samuel Ulle. “TNI dengan rakyat tidak bisa dipisahkan dalam hal apapun. Kita semua harus melihat kembali kepada sejarah bangsa kita dalam merebut kemerdekaan,”. TNI memang lahir dari rahim rakyat, lantas bagaimana dengan pemahaman kita selama ini tentang sejarah TNI?

Di Desa Pailelang – ABAD, TNI dan masyarakat kembali membangun erat hubungan itu. Ketika Satgas TMMD 105 melakukan nonton bareng bersama warga masyarakat setempat, suasana pun semakin akrab.

Seperti dalam layar lebar ini, Satgas TMMD 105 dengan warga masyarakat Desa Pailelang menggelar nonton bareng film perjuangan. Melalui kebersamaan ini, untuk menumbuhkan rasa Nasionalisme terhadap Bangsa dan Negara Indonesia. Rasa haru dan senang menyelimuti suasana tersebut.

Simon Jemau, salah seorang warga Pailelang berharap nonton bareng bersama ini terus dilakukan. “Kalau bisa bapak-bapak tentara setiap malam buat nonton bareng. Sebab ini juga bagian dari hiburan. Karena kami di kampung susah dapat hiburan seperti ini,” ujar Simon Jemau. * (Joka)

LEAVE A REPLY