Vakum Hampir 20 Tahun, Muscab IKAMI Sulawesi Selatan Cabang Manado ke VIII digelar di Bumi Kawanua

Manado, Semarak.News – Aula Kantor Walikota Manado menjadi saksi Pembukaan Musyawarah Cabang IKAMI Sulawesi Selatan Cabang Manado ke VIII di Kota Manado, Prov. Sulut setelah lama vakum dari pergerakan. (20/4)

Dibuka dengan tarian Paduppa khas Tanah Daeng Sulawesi Selatan yang ditarikan oleh Mahasiswa Manado yang berasal dari Sulawesi Selatan. Dengan semangat juang yang tinggi dalam membangun organisasi paguyuban di tanah perantauan, muscab IKAMI Sulsel digelar dengan tema “Merevitalisasi Semangat Mahasiswa dan Pelajar Tanah Daeng Guna Menjalin Silaturahmi di Bumi Kawanua”.

“Sudah lama dinantikan musyawarah cabang Kota Manado ini. Karena aula Kantor Walikota Manado ini sejak dahulu sering digunakan oleh IKAMI maupun KKSS. Sebelumnya Aula ini juga sering digunakan dulu oleh KKSS, dan beberapa waktu lalu kegiatan KKSS menjadi momentum pembentukan ulang dalam musyawarah cabang yang dilaksanakan saat ini. Dengan kerjasama, konsultasi, dukungan alumni maupun antusiai mahasiswa kegiatan ini dapat berlangsung. Serta diharapkan dapat menciptakan organisasi yang lebih baik lagi”, sambut Herianto Pengurus IKAMI Sulsel Cab. Manado.

Baso Affandi selaku Pembina IKAMI Sulsel Cab. Manado menyampaikan kalau saat ini, IKAMI diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah, mensukseskan program kerja pemerintah. Namun, tidak serta merta berada dibawah ketiak pemerintah. Tetapi, jika terdapat sebuah hal yang menyimpang untuk berani meluruskan sesuatu yang salah. Melakukan hal yang benar meskipun pahit. Revitalisasi berarti kembali ke posisi semula. Karena itu, IKAMI diharapkan dapat menjadi duta kerukunan di Bumi Kawanua. IKAMI berharap pemerintah dapat membangun Asrama Mahasiswa Sulsel kedepannya.

“Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa. Mahasiswa asal Sulsel jangan sampai kehilangan identitas budaya asal tempat dilahirkan. Pelajar asal Sulsel mempunyai tatanan kehidupan yang berbudaya dan berakakter khas Makassar. begitu sebaiknya mahasiswa membangun kota dimana dia berada. Jangan melupakan orang tua dalam organisasi untuk berkonsultasi terkait permasalahan yang sulit dihadapi dengan etika adat budaya. Terima kasih kepada Walikota Manado yang telah memberikan izin dalam penggunaan aula. Dalam musyawarah nanti, akan banyak perbedaan pendapat, semoga dapat saling kokoh mendukung satu sama lain dalam musyawarah cabang ini”, ucap M. Sofyan Sekwil KKSS sekaligus Kadishub Kota Manado.

Turut serta hadir juga dalam kesempatan tersebut mewakili Walikota Manado, Deysie Lumowa yang menyampaikan sambutan dari Walikota Negeri Nyiur Melambai. “Kegiatan ini disambut baik oleh Bapak Walikota Vicky Lumentut, diharapkan dapat menjadi kawah perkumpulan yang dapat memberdayakan anggota untuk meningkatkan kualitas dengan keutuhan dan sumber daya anggota bagi pembangunan Sulsel, Sulut dan Indonesia. Semoga IKAMI semakin eksis dalam berkarya dan mengabdi pada nusa dan bangsa dalam proses pmbngunan bangsa, merajut kebhinnekaan, maupun dalam menjaga persatuan dan keberagaman toleransi yang ada sebagai tulang punggung pembangunan bangsa”, pungkas Kadis Pendidikan Kota Manado tsb.

Penyerahan palu sidang dilakukan pihak mahasiswa dengan didampingi Pengurus IKAMI beserta Kadishub dan Kadis Pendidikan. Muscab ke VIII menghasilkan Faisal Noersyam menjadi Ketua terpilih periode 2018-2019.(IA)

 

 

TINGGALKAN BALASAN