Tren Kampanye Medsos

Manado, Semarak.News – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar forum diskusi dengan tema “Kapan Kampanye Medsos Dimulai?”, Pada 26/9/2018 di Kantor KONI, Sario, Kota Manado. Acara tersebut dibawakan oleh Hanny Sumakul dari KNPI Sulut sebagai moderator.

Turut hadir narasumber Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulut,Meidy Tinangon, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut, Herwyn Malonda, Akademisi ,Ferry Liando, Kasubdit Cyber Dirkrimsus Polda Sulut ,AKBP Iwan Permadi.

Menurut Ferry, kampanye merupakan media untuk menunjukkan visi, misi, dan citra diri kepada masyarakat, agar masyarakat dapet mengetahui siapa-siapa peserta pemilu yang berlaga di Pemilu 2019. Dengan waktu yang sangat panjang, peserta pemilu dapat memanfaatkan hal tersebut dengan sangat baik.

“Kampanye sudah mulai pada tanggal 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019”, ujar Meidy.

“Untuk pendaftaran kampanye medsos dilakukan dengan melalui akun – akun yang didaftarkan oleh masing – masing parpol pada h-1 sebelum kampanye atau tanggal 22 September 2018”, ujarnya lagi.

Kampanye medsos juga diawasin oleh aparat kemanan salah satunya yakni Polri.

“Kami (Polri) akan terus memonitor jalannya kampanye, baik di lapangan maupun di medsos, tim cyber kami akan terlah berkoordinasi kepada penyedia konten seperti facebook, untuk ikut memonitor jalannya kampanye.”, Menurut AKBP Iwan.

Pada sesi terakhir terdapat sesi tanya jawab dari peserta diskusi dan narasumber.

Salah satu yang dibahas bagaimana membedakan antara iklan dengan kampanye di media sosial.

Meidy menuturkan masih terdapat banyak kekurangan, khususnya spesifikasi untuk kampanye medsos tersebut, seperti ukuran logo, ukuran foto, dan spot yang digunakan sebagai tempat kampanye di medsos.(ARCR)

 

 

TINGGALKAN BALASAN