Tingkat Inflasi Tahun 2017 di Sumatera Selatan

Rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan

Palembang, Semarak.News – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat rutin bulanan periode Desember 2017 – Februari 2018 dan membahas kondisi inflasi Sumsel di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (8/3).

Karo Ekonomi Setda Provinsi Sumsel, Afrian Joni yang memimpin rapat ini mengungkapkan, perlu adanya upaya menstabilkan harga karet supaya daya beli masyarakat naik.

“Indikator dari daya beli masyarakat itu harga karet, apabila dapat distabilkan harga karet dan menekan laju inflasi maka daya beli masyarakat akan naik dan harga stabil,” ungkapnya.

Deputi Divisi Advisori dan Pengembangan Ekonomi Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo mengatakan di tahun 2017 inflasi di Sumsel 2,96 (yoy) masih lebih rendah dibandingkan dengan inflasi Nasional sebesar 3,61 (yoy). Dan inflasi pada tahun lalu relatif masih terkendali sehingga mendapatkan angka diatas. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari koordinasi serta upaya yang diberikan TPID dan kerjasama dari instansi terkait.

“Kami melihat hampir semua anggota TPID menjalankan program masing-masing tetapi masih dalam koridor pengendalian inflasi termasuk juga kehadiran tim Satgas Pangan dari Polda tentunya sangat memberikan andil dalam pengendalian inflasi di 2017,” ungkapnya.

Dalam rapat ini disampaikan target komoditas beras pada tahun 2018 yakni dengan surplus sebesar 2,38 juta. Namun, angka ini masih perlu dikonsolidasikan dengan kebutuhan beras per kapita di Sumsel itu sendiri.

Peran bulog dan pemerintah kedepannya sangat perlu ditingkatkan kembali terkait dengan peningkatan stok beras, penghitungan gudang beras di Sumsel, lalu lintas komoditas pangan yang keluar dari Sumsel, dan terjadinya fenomena pergerseran produksi beras medium menjadi premium.

Masyarakat juga diharapkan dapat membantu upaya pemerintah ini agar dapat terwujudnya Sumatera Selatan yang lebih maju dan dapat bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia.

TINGGALKAN BALASAN